Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akibat Kecelakaan di Sirkuit Mandalika, Karier Marc Marquez Dalam Bahaya

Kecelakaan di seri balap MotoGP Mandalika membuat karier balap Marc Marquez semakin mengkhawatirkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2022  |  21:01 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez - Autosport
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez - Autosport

Bisnis.com, JAKARTA - Kecelakaan di seri balap MotoGP Mandalika membuat karier balap Marc Marquez semakin mengkhawatirkan.

Kecelakaan itu membuat Marc Marquez kembali mengalami diplopia atau pengelihatan ganda. Marc Marquez juga harus absen pada seri kedua musim ini.

Marquez mengalami diplopia pada 2011 saat masih berkarier di kelas Moto2. Sepuluh tahun kemudian dia kembali setelah kecelakaan di Lleida selama sesi latihan pribadi dengan motor enduro.

Setelah menjalani pemulihan dua bulan, ia kembali harus terjatuh dari motornya pada sesi pemanasan di MotoGP Mandalika.

Kecelakaan pada kecepatan sekitar 180 km per jam memicu kembali gangguan penglihatan Marquez.

Setelah kecelakaan pada Minggu (20/3/2022) pagi di Mandalika, Marc Marquez menjalani beberapa tes yang memberikan hasil negatif. Diplopia muncul kembali selama perjalanan kembali dari Indonesia ke Spanyol.

Javier Coloma, spesialis oftalmologi dan bedah orbital di Klinik Bavaria dan Rumah Sakit HM La Esperanza di Santiago de Compostela, membuat analisis terbaru tentang diplopia Marc Marquez.

Menurut dia, penglihatan ganda dapat muncul kembali kapan saja.

"Kita harus menunggu untuk memahami sejauh mana diplopia. Dia menyadarinya setelah kecelakaan, jadi itu membuat kami berpikir itu tidak terlalu serius," kata dia.

"Sarafnya rusak, meskipun telah pulih dari masalah penglihatan, pemulihannya tidak lengkap. Setiap kali trauma atau peradangan terjadi, masalah penglihatan itu akan terjadi dan terjadi lagi. Karier Marc dalam bahaya karena Anda tidak bisa mengemudi dengan penglihatan ganda seperti itu. Bahkan lebih pada level tertentu," kata Caloma.

Marquez memang dikenal sebagai pembalap yang selalu mencari batas kekuatan motor RC213V-nya.

Gaya balapnya yang agresif kerap membuatnya tergelincir dan mengalami kecelakaan di lintasan. Kini, dokter belum bisa memprediksi waktu pemulihan cedera matanya.

Sementara itu, Jose Manuel Lorenzo, ayah dari Jorge Lorenzo, menilai bahwa Marc Marquez telah memasuki fase akhir kariernya di balap motor kelas utama.

"Kami menyaksikan fase menurun dari seorang pebalap yang jatuh dan cedera," kata Jose Manuel Lorenzo Seperti dilansir MotorcycleSport, .

"Akankah dia keluar dengan melakukan apa yang selalu dia lakukan, mencapai batas, atau akankah dia keluar dari pit dengan strategi baru, cara baru untuk memahami balapan, atau cara baru bersaing," tutur Jose.

Adapun Manajer Tim Honda, Alberto Puig, meminta Marquez berfokus pada pemulihan cedera matanya.

Di saat bersamaan, ia berniat mencari tahu penyebab rentetan kecelakaan yang dialami pembalapnya di MotoGP Mandalika.

"Marc mengalami tiga kecelakaan dan kami coba memahami mengapa itu terjadi karena insiden pada hari balapan sangat brutal," kata Puig.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP honda marc marquez MotoGP Mandalika
Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top