Ini Peringkat Terbaru BWF: Marcus/Kevin Tak Tergoyahkan, China Mendominasi

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), pada Kamis (22/3/2018), merilis daftar baru peringkat pebulu tangkis dunia setelah digelarnya turnamen All England 2018 pada 14-18 Maret lalu.
Martin Sihombing | 23 Maret 2018 20:13 WIB
Kevin Sanjaya -Marcus Fernaldi Gideon - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA -  Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), pada Kamis (22/3/2018), merilis daftar baru peringkat pebulu tangkis dunia setelah digelarnya turnamen All England 2018 pada 14-18 Maret lalu.

Berdasarkan laman BWF  pada Jumat (23/3/2018), ada beberapa perubahan yang terjadi terkait posisi para pemain bulu tangkis selepas turnamen prestisius yang digelar di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris tersebut.

Di nomor tunggal putra, atlet Denmark, Viktor Axelsen, masih tetap kokoh di peringkat satu dunia dengan perolehan 77.130 poin, meskipun dia absen dalam All England 2018 karena cedera.

Adapun, sang juara tunggal putra, Shi Yuqi (China), berhasil naik satu tingkat ke peringkat lima dengan raihan 72.743 poin, menggeser Lee Chong Wei (Malaysia) yang turun ke posisi enam dengan 72.524 poin.

Sementara Lin Dan (China) yang menjadi finalis tunggal putra di All England 2018, juga naik satu peringkat ke posisi tujuh dengan raihan poin 70.416.

Untuk nomor tunggal putri, pemain Taiwan, Tai Tzu Ying, semakin mengokohkan posisinya di posisi satu dengan koleksi 94.839 poin usai menjuarai All England 2018. Adapun finalis tunggal putri All England 2018, Akane Yamaguchi (Jepang), juga kokoh di peringkat dua dengan raihan 87.411 poin.

Untuk nomor ganda putra, pasangan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih memuncaki peringkat dunia dan usai menjuarai All England 2018. Posisi mereka semakin tidak tergantikan dengan pemecahan rekor sebagai pasangan ganda putra pertama di dunia yang mendulang 100.989 poin dari 15 turnamen yang diikuti.

Raihan poin tersebut nampaknya sulit terkejar oleh pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, di peringkat dua, yang juga menjadi finalis All England 2018, dengan perbedaan poin hingga 15 ribu di angka 85.924.

Pada nomor ganda putri, pasangan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) masih bertengger di puncak dengan mengantongi 84.682 poin, meski mereka terhenti di permpat final pada All England 2018 ini.

Di nomor ini, meski tidak ada perubahan posisi di 10 besar dunia, tetapi berkat tambahan poin di All England 2018, di empat peringkat teratas ganda putri dunia, memiliki selisih poin yang tidak terlalu jauh.

Di peringkat dua, ada pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi yang mengumpulkan 83.480 poin berkat tambahan poin saat terhenti di perempat final All England 2018.

Juara dan finalis All England 2018, yakni Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (Denmark) dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang), masing-masing menempati posisi tiga dan empat dunia dengan poin 82.928 dan 80.593.

Dari nomor ganda campuran, pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen masih kokoh di peringkat satu dunia dengan koleksi 81.777 poin.

Raihan poin pasangan yang sebenarnya sudah dipisah sejak tahun lalu ini belum bisa dikejar pasangan rival manapun, termasuk Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia) di peringkat dua dengan poin 76.170.

Kenaikan terbesar di nomor ini, terjadi pada dua finalis All England 2018, yakni Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang).

Sementara Zheng/Huang menyodok lima peringkat ke posisi sembilan dunia dengan poin 54.400, sang juara All England 2018 dari Jepang, Watanabe/Higashino naik 22 peringkat ke posisi 26 dengan poin 37.896.

Tag : bulutangkis
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top