Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nirwakil di Semifinal Japan Open 2022, PBSI Menilai Sudah Maksimal

Tim bulu tangkis Indonesia tidak berhasil meloloskan wakil di babak semifinal turnamen Japan Open 2022. Lima wakil yang berlaga di perempat final harus gugur.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 September 2022  |  12:55 WIB
Nirwakil di Semifinal Japan Open 2022, PBSI Menilai Sudah Maksimal
Pelatih Tunggal Putri merangkap Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky - Badminton Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Tim bulu tangkis Indonesia tidak berhasil meloloskan wakilnya di babak semifinal turnamen Japan Open 2022. Lima wakil yang berlaga di babak perempat final harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Kelima wakil Indonesia di perempat final Japan Open 2022 adalah Chico Aura Dwi Wardoyo (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri).

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, memberikan penilaian atas hasil tersebut. Dinilainya meskipun memang hasil tersebut bukan yang diharapkan, tetapi semua pemain sudah berjuang maksimal.

"Saya melihat anak-anak sudah maksimal terutama yang bertanding di babak perempat final. Hampir semua mereka kalah dengan tidak mudah. Mereka berjuang mati-matian dengan lawan yang memang satu level dengan mereka," ujar Rionny Mainaky, dikutip dari rilis PBSI, Minggu (4/9/2022).

Meski begitu, Rionny mengaku hasil ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi dirinya dan tim pelatih.

"Evaluasi terpenting saya adalah bagaimana penyesuaian kita dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Ini terjadi di sini dengan kondisi lapangan yang stabil dan laju shuttlecock yang lambat membuat anak-anak memang agak kesulitan," kata Rionny.

Dia melanjutkan, kondisi tersebut berbeda dengan saat bertanding di Malaysia dan Singapura, di mana wakil Indonesia mampu bermain dengan pola dan teknik terbaik karena shuttlecock-nya kencang.

Hal ini sebenarnya sudah diantisipasi selama latihan di Jakarta tapi Rionny mengatakan persiapan tersebut harus lebih ditingkatkan lagi.

"Hal ini sebenarnya sudah kita antisipasi dengan menyiapkan dari Jakarta. Sudah mencoba memakai shuttlecock pertandingan misalnya tapi memang belum cukup. Ke depan harus kita siapkan lebih matang lagi bagaimana medan pertandingan yang akan dihadapi," ujar Rionny.

Rionny pun membantah bahwa anak-anak asuhnya kehilangan fokus dan motivasi usai semua tertuju kepada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 pekan lalu.

"Saya rasa tidak [fokus anak-anak menurun], karena kembali lagi mereka tetap bisa berjuang habis-habisan di lapangan setiap pertandingan. Kita semua bisa lihat itu," katanya.

Selanjutnya, dia berharap hasil ini tidak membuat anak-anak dan tim pelatih patah arang. Bahkan, harapnya sebaliknya harus menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi karena masih banyak turnamen-turnamen di depan. Mengingat tahun depan Indonesia harus bersiap menghadapi kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Japan Open 2022 yang digelar di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, memasuki babak final pada hari Minggu (4/9/2022) ini usai berlangsung sejak hari Selasa (30/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

japan open bulu tangkis pbsi
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top