Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MotoGP Indonesia 2022 Menjadi Awal Mula Kebobrokan Honda

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut bahwa kejatuhan timnya berasal dari MotoGP Indonesia 2022.
Foto udara tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). MotoGP Official Test atau tes pramusim untuk seri balap MotoGP 2022 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari mendatang dan diikuti 24 pebalap dari 12 tim MotoGP yang dipastikan siap tampil di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Foto udara tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). MotoGP Official Test atau tes pramusim untuk seri balap MotoGP 2022 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari mendatang dan diikuti 24 pebalap dari 12 tim MotoGP yang dipastikan siap tampil di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut bahwa kejatuhan timnya berasal dari MotoGP Indonesia 2022.

Repsol Honda tak menunjukkan performa yang memuaskan di MotoGP musim 2022. Hingga paruh pertama berakhir, Honda kesulitan untuk mengejar para pesaingnya seperti Yamaha dan Ducati.

Hal ini tentu kontras dengan optimisme yang ditunjukkan Honda ketika awal musim MotoGP 2022.

Hadirnya Marc Marquez membuat Honda pede mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini.

Namun begitu, justru Pol Espargaro yang menjadi peraih podium untuk tim Honda di MotoGP Qatar pada seri pertama musim 2022.

Marquez yang jadi andalan justru mengalami sederet kesialan. Ia pun harus menyudahi musim ini lebih cepat setelah menjalani operasi keempat akibat cedera yang didapat pada 2020.

"Kami pikir bahwa motor musim 2022 sangat kompetitif, namun pada akhirnya kami salah," kata Alberto Puig menjelaskan.

"Tes pertama dan balapan pertama mungkin memberi kami informasi yang bukan sebenarnya, hingga kami salah membaca situasi," ucap Alberto Puig.

Kesialan bagi Honda kian nyata saat tampil di MotoGP Indonesia pada Maret lalu.

Marquez mengalami kecelakaan hingga melewatkan sesi balapan. Kelak akibat dari kecelakaan itu yang membuat The Baby Alien kesulitan kembali ke kondisi fisik terbaik.

"Sejak MotoGP Indonesia 2022, hal-hal berjalan dari yang semula buruk menjadi semakin buruk dan kami mencapai titik di mana kami tahu apa yang terjadi," kata Alberto Puig.

"Kami tidak bersaing di posisi-posisi bagus, dan ini semua mungkin sebuah konsekuensi dari kami yang tidak menemukan apa yang direncanakan dan diharapkan dari Honda 2022," tutur dia.

Puig menyebut, pengembangan motor RC213V milik tim Honda musim ini berjalan dengan baik. Hal itu sempat membuat Honda yakin bisa bersaing dengan pabrikan lainnya.

Namun nyatanya dugaan pria asal Spanyol itu salah, hingga kini Honda belum mampu tampil konsisten merebut podium.

Ditambah lagi absennya Marquez membuat Pol Espargaro seolah menjadi harapan tunggal pabrikan asal Tokyo, Jepang, itu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler