Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Final Indonesia Masters 2022: Kado Pensiun Greysia Polii, Apriyani/Fadia Jadi Runner-up

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti memberikan medali perak sebagai kado perpisahaan pensiunnya Greysia Polii di Indonesia Master 2022.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 12 Juni 2022  |  16:24 WIB
Hasil Final Indonesia Masters 2022: Kado Pensiun Greysia Polii, Apriyani/Fadia Jadi Runner-up
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu-Siti Fadia - Bisnis/Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti memberikan medali perak sebagai kado perpisahaan pensiunnya Greysia Polii di Indonesia Master 2022.

Perolehan itu diraih keduanya setelah ditundukkan oleh ganda China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam pertarungan dua gim dengan skor 18-21 dan 12-21, di babak final Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022).

Berdasarkan pantauan tim Bisnis, di awal gim pertama permainan sudah berlangsung dengan sangat sengit, bahkan interval pertama berhasil dikunci oleh Chen/Jia. Namun, Apriyani/Fadia bermain cukup baik usai interval pertama sehingga mulai menyusul poin pasangan China ini dengan skor 15-17.

Selisih dua angka, Chen/Jia mulai aktif menyari celah spot kosong, melalui bola lob yang diberikan Apriyani berhasil dimanfaatkan oleh Chen Qing untuk memperlebar jarak menjadi 15-18, tetapi Apriyani/Fadia berhasil mengejar kembali sehingga kedudukan makin ketat menjadi 17-18.

Setelah poin tersebut, saling kejar mengejar poin dipertontonkan kedua ganda ini. Sayangnya, Chen/Jia berhasil menutup gim pertama dengan keunggulan 18-21 melalui smash keras dari Jia Yi Fan ke arah Siti Fadia.

Lanjut di gim kedua, Chen/Jia perebutan skor berlangsung dengan cepat dengan skor 2-3 atas wakil China setelah berhasil memenangkan rally dengan total 64 pukulan dari Apri/Fadia. Bahkan bola Apriyani yang belum berhasil menyebrang net membuat skor menjadi 2-4.

Setelah poin tersebut, serangan Chen/Jia kian mengganas hingga memperlebar jarak menjadi 2—8, bahkan mereka berhasil mengamankan inteval pertama di gim kedua dengan keunggulan 5-11 atas Apri/Fadia.

Memasuki interval kedua di gim kedua, rally sudah terjadi antara kedua pasangan dengan hasil Chen/Jia berhasil melebarkan poin menjadi 5-12. Namun, Apri/Fadia berhasil memperkecil jarak melalui smash dan netting menyilang sehingga poin menjadi 7-14 dari Chen/Jia.

Namun, serangan Chen/Jia yang kian memanas berhasil memenangkan gim kedua dengan skor 12-21 dan membuat juara Sea Games 2021 ini harus mengakui keunggulan pasangan China tersebut.

Sebelumnya, Greysia Polii ungkap perasaanya kepada Apriyani Rahayu yang merupakan partner dirinya di sektor ganda putri saat testimonial day untuk menutup karirnya sebagai atlet bulu tangkis, Minggu (12/6/2022) di Istora Senayan.

Greysia mengatakan jika Apri merupakan orang yang memotivasi sekaligus menginspirasi dirinya untuk terus berlatih dan berkembang lagi.

"Dan partner terakhir saya, Apriyani Rahayu. Thankyou. Dia mau aja dikomentarin saya, saya juga bingung. makasih. dengan kehadiran dia, itu yg membuat dan menginspirasi saya berlatih kembali. I love you so much,” kata Greysia di Istora, Minggu (12/6/2022).

Apriyani Rahayu atau yang lebih akrab di sapa Apri merupakan pasangan dari Greysia Polii yang berhasil memenangkan medali emas di ajang Asian Games 2019 dan mencetak rekor sebagai ganda putri pertama Indonesia yang berhasil menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Selain mengucapkan salam perpisahan kepada Apri, Greysia juga mendoakan agar generasi setelahnya akan kembali mencetak banyak prestasi di ajang internasional.

"Hati saya akan selalu mencintai, saya berdoa untuk generasi baru ini akan mencatat banyak kemenngan dan prestasi yg lebih besar lagi bagi bangsa Indonesia," tuturnya.

Daftar Juara Indonesia Masters 2022 di Nomor Ganda Putri

2010: Luo Ying/Luo Yu (China)
2011 Vivian Hoo Kah Mun/Woo Khe Mei (Malaysia)
2012: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
2013: Luo Ying/Luo Yu (China)
2014: Shendy Puspa Irawati/Vita Marissa (Indonesia)
2015: Tang Yuanting/Yu Yang (China)
2016: Chae Yoo-jung/Kim so-Yeoung Korea Selatan
2017: Ditiadakan Ditiadakan
2018 Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
2019: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi Jepang
2020: Greysia Polli/Apriyani Rahayu (Indonesia)
2021: Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
2022: Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulu tangkis indonesia masters Greysia/Apriyani Apriyani/Fadia Greysia Polii
Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top