Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selenggarakan Turnamen Seri Asia, Thailand Persiapkan Protokol Kesehatan

Sejumlah prosedur telah dibuat demi kesehatan dan keselamatan para atlet dan ofisial yang berpartisipasi di turnamen Asia Open I, Asia Open II dan BWF World Tour Finals tersebut.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 30 September 2020  |  16:37 WIB
Ilustrasi-Ganda putra, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia
Ilustrasi-Ganda putra, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Turnamen seri Asia di Bangkok, Thailand, pada 12-31 Januari 2021 akan menjadi turnamen pertama bagi tim Indonesia setelah absen panjang akibat pandemi Covid-19. Badminton World Federation (BWF) bekerjasama dengan Badminton Association of Thailand (BAT) didukung pemerintah Thailand sedang mempersiapkan wadah turnamen dengan bubble system dan protokol kesehatan untuk mengantisipasi Covid-19.

Sejumlah prosedur telah dibuat demi kesehatan dan keselamatan para atlet dan ofisial yang berpartisipasi di turnamen Asia Open I, Asia Open II dan BWF World Tour Finals tersebut. Penyelenggara telah membuat bubble system yang artinya peserta hanya berada dalam satu lingkungan tertentu bersama dengan orang-orang yang sama dalam periode waktu 14 hari karantina.

Selama masa karantina tersebut pemain masih bisa mengikuti sesi latihan yang telah disediakan oleh penyelenggara. Seluruh atlet dan ofisial yang hadir diwajibkan untuk mengikuti test Covid-19 sebelum bertolak dari negara masing-masing dan beberapa test lagi selama di Bangkok.

"Kesehatan peserta adalah prioritas utama kami. Kami telah berkonsultasi dengan berbagai otoritas di Thailand mengenai bagaimana prosedur antisipasi Covid-19 yang efektif, akhirnya kami memutuskan untuk menetapkan bubble system selama periode turnamen seri Asia," kata Khunying Patama Leeswadtrakul, Presiden BAT, dalam konferensi pers virtual yang digelar BWF.

Leeswadtrakul menuturkan ia dan tim penyelenggara tengah membuat blueprint pelaksanaan turnamen. Ia berharap agar seluruh pihak bekerjasama untuk mewujudkan bergulirnya kembali turnamen bulutangkis. Pemain dan ofisial diminta untuk mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang diberlakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah Thailand.

"Sekali lagi, saya mengimbau bahwa kita harus saling bahu-membahu untuk membuat bulu tangkis bisa berjalan kembali dan mendapat dampak seminimal mungkin dari pandemi ini," tuturnya.

BAT yakin dengan adanya kerjasama berbagai pihak serta dukungan dari pemerintah Thailand, BWF, turnamen seri Asia dapat berjalan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta. BAT telah berkoordinasi dengan kementrian kesehatan, kementrian olahraga dan pariwisata, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti menyambut baik gagasan bubble systems di turnamen seri Asia yang dinilainya lebih komprehensif dalam melindungi kesehatan dan keselamatan peserta.

"Protokol kesehatannya lebih baik, aturan-aturan bubble systems yang diterapkan sepertinya bisa memberi jaminan. Kami lebih yakin di Thailand, masih memungkinkan untuk main, kami tentunya juga minta arahan dan masukan dari pimpinan serta pemerintah mengenai hal ini," ujar Susy kepada Badmintonindonesia.org.

Dengan mundurnya pelaksanaan turnamen seri Asia dari bulan November 2020 ke Januari 2021, maka hal ini akan membawa dampak pada pengaturan kalender kejuaraan di tahun 2021. Indonesia sendiri punya satu turnamen tahunan di Januari yaitu Indonesia Masters.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan bahwa dengan adanya turnamen seri Asia di Thailand pada Januari 2021, kemungkinan besar Indonesia Masters tidak akan bisa dilaksanakan karena BWF kini menggunakan pola penyelenggaraan banyak turnamen di satu negara untuk menghindari perpindahan tim dari satu negara ke negara lain yang dianggap tidak efektif dan tidak aman di masa pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top