Dikalahkan Sayaka Takahashi, Fitriani Akui Permainannya Masih Jorok

Sudah unggul game point 20-17 di game pertama, Fitriani tak bisa memanfaatkan keunggulannnya. Ia tertinggal dan kehilangan game pertama. Di game ketiga, Fitriani tak bisa mengontrol permainannya dan banyak membuang bola jauh ke luar area pertahanan lawan.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  21:39 WIB
Dikalahkan Sayaka Takahashi, Fitriani Akui Permainannya Masih Jorok
Tunggal putri Indonesia, Fitriani - Badmiton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Fitriani gagal ke semifinal Thailand Open 2019 setelah dihentikan Sayaka Takahashi dari Jepang, dengan skor 20-22, 21-15, 14-21, Jumat (2/8/2019).

Sudah unggul game point 20-17 di game pertama, Fitriani tak bisa memanfaatkan keunggulannnya. Ia tertinggal dan kehilangan game pertama. Di game ketiga, Fitriani tak bisa mengontrol permainannya dan banyak membuang bola jauh ke luar area pertahanan lawan.

"Di game pertama saya sempat unggul terus, tapi banyak mati-mati sendiri dan akhirnya kecolongan. Di game kedua saya mengubah kecepatan dan kontrol serangan, jadi olah-olah pukulan dulu, kalau ada kesempatan langsung serang," jelas Fitriani soal permainan.

"Di game ketiga mainnya jorok banget, saya tidak bisa kontrol arah angin yang berubah-ubah, padahal di game pertama saya bisa mengatasi. Serangan-serangan lawan cukup tajam, bola pengembalian saya banyak yang tanggung, jadi kena serang terus sama lawan," lanjutnya.

Fitriani juga mengatakan bahwa ia tak dapat mengantisipasi keunggulan lawan yang memiliki serangan-serangan tajam. Banyak pengembalian Fitriani yang tanggung dan memudahkan Takahashi untuk melancarkan serangan.

"Pukulannya tajam dan karena dia kidal, kalau pukulannya nggak lewati dia, nggak kelihatan arah pukulannya. Tapi kalau bisa atasi, pukulannya nggak setajam itu," beber Fitriani.

Thailand Open 2019 merupakan akhir dari tiga turnamen beruntun yang diikuti Fitriani. Sebelumnya, Fitriani mengikuti turnamen Blibli Indonesia Open 2019 dan Japan Open 2019.

"Evaluasi di tiga pertandingan ini (Indonesia, Jepang, Thailand), saya sudah pegang pola main saya, tapi masih suka cepat blank, fokus hilang tiba-tiba. Saya kurang tenang, kurang sabar, dari diri sendiri suka kesal, belum bisa kontrol emosi di lapangan," tandas Fitriani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top