Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MotoGP Qatar: Rossi Masih Bermasalah dengan Ban Depan

Valentino Rossi, Pembalap Monster Yamaha mengaku masih kesulitan dengan ban depan jelang balapan perdana musim ini di Qatar akhir pekan ini. Pembalap Italia itu mengaku, sangat menderita dengan ban depan sehingga belum kompetitif
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 09 Maret 2019  |  20:19 WIB
Valentino Rossi (depan) dan Johann Zarco (tengah) - Crash
Valentino Rossi (depan) dan Johann Zarco (tengah) - Crash

Bisnis.com, JAKARTA - Valentino Rossi, Pembalap Monster Yamaha mengaku masih kesulitan dengan ban depan menjelang balapan perdana musim ini di Qatar akhir pekan ini. Pembalap Italia itu mengaku, sangat menderita dengan ban depan sehingga belum kompetitif.

Rossi sebelumnya menjadi yang tercepat pada latihan bebas sore hari, tetapi posisinya kemudian anjlok pada malam hari. Catatan Rossi bahkan menjadi yang paling buruk diantara pembalap Yamaha lainnya.

"Hari yang aneh karena mungkin kami tidak sebagus sore hari. Kami tidak mengubah motor tapi saya memiliki masalah dengan ban depan karena kami sangat tidak seimbang dan saya sangat menderita," ujarnya pada laman resmi Yamaha, Sabtu (9/3/2019).

Rossi menjelaskan, cengkraman ban pada lintasan di Qatar pada malam hari cukup baik sehingga banyak pembalap mencatatkan waktu yang sangat baik. Kecuali Rossi, tiga pembalap Yamaha lainnya masuk posisi 10 besar.

Tantangan utama menurut pembalap berusia 40 tahun itu ialah berupaya untuk masuk ke 10 besar pada kualifikasi hari ini sehingga bisa mengamankan posisi depan pada balapan.

"Mungkin hari ini sulit untuk meningkatkan waktu putaran terbaik, jadi saya akan sulit langsung ke kualifikasi kedua. Kami harus menemukan cara untuk menjadi lebih cepat," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP
Editor : Akhirul Anwar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top