Mengintip Persiapan Hangzhou, Kota Asian Games 2022

Asian Games ke-18 di Jakarta segera berakhir hari ini dan semua mata kini mulai tertuju ke persiapan yang sudah dimulai di China sebagai tuan rumah berikutnya.
John Andhi Oktaveri | 02 September 2018 14:45 WIB
Seseorang memfilmkan layar yang menunjukkan data lalu lintas Kota Hangzhou. Sistem manajemen lalu lintas di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China didukung Alibaba Cloud, China. - Reuters
Bisnis.com, JAKARTA--Asian Games ke-18 di Jakarta segera berakhir hari ini dan semua mata kini mulai tertuju ke persiapan yang sudah dimulai di China sebagai tuan rumah berikutnya. 
Kota kuno Hangzhou, yang terkenal akan danau dan kuilnya yang indah, akan menjadi tuan rumah Asian Games 2022.
Sejumah venue olahraga baru dan jalur kereta api sedang dibangun sebagai upaya mempercepat pembangunan di kota yang berkembang pesat tersebut.
Dijuluki "teratai raksasa" oleh penduduk setempat, Pusat Olahraga Olimpiade Hangzhou, yang direncanakan akan selesai pada bulan September mendatang akan menjadi pusat perhatian sebagaimana Gelora Bung Karno saat ini.
Gelora atau gelanggang olahraga itu dapat menampung 80.000 orang dan akan menjadi tempat utama untuk Asian Games berikutnya.
Lokasi tersebut adalah salah satu di antara 12 tempat baru yang sedang dibangun untuk acara multi-olahraga terbesar di Asia tersebut.
Stadion Olimpiade itu terletak di Kota Qianjiang Century yang dilengkapi dengan perkantoran dan apartemen kelas atas.
Pembangunan fasilitasnya merupakan  bagian dari strategi urbanisasi terbaru kota untuk mengembangkan daerah sepanjang Sungai Qiantang sepanjang 235 kilometer.
Setelah rampung, area inti akan menjadi pusat komersial dan bisnis baru bersama dengan proyek pengembangan lainnya, Qianjiang New City yang berada di seberang sungai. Arena permainan juga akan menjadi bagian dari transformasi kota itu.
Pemerintah setempat mengatakan salah satu pertimbangan untuk mendesain fasilitas baru itu adalah supaya bisa berfungsi selama dan setelah pertandingan berakhir.
Misalnya, ada rencana untuk Asian Games Village, yang disiapkan untuk menampung sekitar 10.000 atlet dan pejabat pada 2022, akan diubah menjadi perpustakaan, museum dan bahkan pusat kegiatan remaja setelah pertandingan.
Para ahli mengatakan distrik baru akan membuat Hangzhou lebih kompetitif dan mengurangi beban di pusat kota tradisional. Apalagi distrik itu beraa di sekitar Danau Barat yang terkenal yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
“Dalam tata ruang industri masa depan, daerah ini akan perlu mengembangkan industri keuangan kelas atas, industri jasa modern untuk menciptakan kota baru," kata Kepala Konsultasi Strategis perushaan properti JLL, Yiyi Zhang sebagaimana dikutip Channelnewsasia.com, Minggu (2/9).
Dia menambahkan bahwa kawasan itu juga akan membuat daya tarik pebisnis karena berdekatan dengan Kota Baru Qianjiang.
"Asian Games pasti akan mempercepat pembangunan meski harga perumahan pasti naik sangat cepat juga," kata Liang Jia Hao, yang saat ini bekerja di Hangzhou.
Dia menambahkan bahwa kebanyakan orang setuju bahwa Asian Games akan meningkatkan profil kota.
Tag : hangzhou, asian games 2018
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top