Lalu Muhammad Zohri Mendapat Bonus Rp200 Juta dari TGB

TGB mengapresiasi Lalu Muhammad Zohri yang berhasil merebut emas usai menjadi pelari tercepat di nomor 100 meter pada kejuaraan Dunia Atletik (IAAF) U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu 11 Juli 2018.
Saeno | 13 Juli 2018 16:46 WIB
Lalu Muhamad Zohri, atlet Indonesia memenangi final lari 100 meter putra pada kejuaraan dunia atletik junior IAAF World U-20 Championships di Tampere Stadium, 11 Juli 2018 di Tampere, Finlandia. - Twitter IAAF

Bisnis.com, MATARAM - Lalu Muhammad Zohri mendapat apresiasi khusus dari Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi atas prestasi yang dicapainya.

TGB mengapresiasi Lalu Muhammad Zohri yang berhasil merebut emas usai menjadi pelari tercepat di nomor 100 meter pada kejuaraan Dunia Atletik (IAAF) U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu 11 Juli 2018.

Pemerintah daerah NTB memberikan bonus senilai Rp 200 juta kepada atlet jebolan Pelatda NTB itu. Bonus tersebut berupa polis asuransi senilai Rp100 juta dan modal usaha sebesar Rp100 juta.

"Semalam saya hubungi Zohri saat dia sedang makan malam bersama Dubes kita di sana, Ibu Wiwiek Setyawati Firman. Saya sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah, sungguh kebanggaan untuk NTB dan Indonesia," ungkap TGB seperti disampaikan dalam keterangan tertulis, diterima Jumat (13/7/2018).

Deretan medali yang pernah diraih Lalu Muhammad Zohri/Bisnis-Eka Chandra Septarini

Menurut TGB, Zohri merupakan salah satu anak muda berprestasi yang disiapkan untuk Generasi Emas 2025. Zohri juga disiapkan Provinsi NTB untuk menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

"Saya juga berpesan agar dia tidak terlena. Harus bersyukur, terus berlatih dan tetap rendah hati. Zohri komit untuk terus berlatih dan membela Merah Putih" tambah TGB.

TGB berharap semua atlet NTB bisa terus berprestasi. Menurut TGB, prestasi Zohri saat ini membuktikan bahwa ketekunan pasti mendatangkan hasil yang positif.

Di Tampere, Finlandia, Zohri mengungguli dua sprinter asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, dengan catatan waktu 10,18 detik.

Kemenangan Zohri ini menjadi fenomenal bagi Indonesia. Sebelumnya, sejak digelar 32 tahun lalu, prestasi terbaik sprinter Indonesia adalah finis di posisi ke-8. Itu terjadi pada 1986. Kini rekor itu dipecahkan Zohri, atlet Asian Games berusia 18 tahun dari sebuah desa bernama Karang Pansor,  Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Tag : ntb, atletik
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top