Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Alasan Sirkuit Mandalika Tak Gelar Tes Pramusim MotoGP 2023

Direktur MGPA (Mandalika Grand Prix Association), Priandhi Satria, mengungkapkan alasan mengapa Indonesia tak ditunjuk sebagai lokasi tes pramusim MotoGP 2022.
Foto udara tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). MotoGP Official Test atau tes pramusim untuk seri balap MotoGP 2022 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari mendatang dan diikuti 24 pebalap dari 12 tim MotoGP yang dipastikan siap tampil di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Foto udara tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). MotoGP Official Test atau tes pramusim untuk seri balap MotoGP 2022 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari mendatang dan diikuti 24 pebalap dari 12 tim MotoGP yang dipastikan siap tampil di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur MGPA (Mandalika Grand Prix Association), Priandhi Satria, mengungkapkan alasan mengapa Indonesia tak ditunjuk sebagai lokasi tes pramusim MotoGP 2023.

Dorna Sports selaku promotor MotoGP telah mengumumkan lokasi tes pramusim untuk musim depan.

MotoGP 2023 rencananya bakal menggelar tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, dan Sirkuit Algarve, Portugal.

Sirkuit Sepang akan menggelar shakedown test pada 5-7 Februari 2023 sebelum uji coba lintasan pada 10-12 Februari 2023. Agenda kemudian dilanjutkan ke Sirkuit Algarve pada 11-12 Maret 2023.

Sirkuit Mandalika sempat menjadi lokasi tes pramusim MotoGP 2022, namun pada musim depan posisinya digantikan oleh Sirkuit Algarve.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan bahwa Sirkuit Mandalika memang belum mendapat kepercayaan untuk menggelar tes pramusim MotoGP 2023.

"MGPA sempat menggelar preseason di Mandalika bulan Februari kemarin. Kenapa ada preseason? Karena habis balap WSBK (2021) meninggalkan berbagai catatan dari Dorna dan FIM, mulai dari saran yang harus dilakukan dan juga sebaiknya jangan dilakukan," kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria.

Karena berstatus sirkuit baru di MotoGP 2022, Mandalika disarankan untuk menggelar tes pramusim.

Tes tersebut juga bertujuan untuk mendapat homologasi Grade A dari Dorna dan FIM untuk menggelar MotoGP pada musim-musim berikutnya.

Kini setelah mendapat Grade A dan diizinkan menggelar seri balapan MotoGP 2023, Sirkuit Mandalika tak perlu mengadakan tes pramusim.

Hal ini, kata Priandhi, justru membawa keuntungan bagi MGPA dan Sirkuit Mandalika sendiri.

"Kalau dilihat dari benefit regulasi, MGPA jelas mendapatkan untung, karena daripada kami menunggu tanpa kejelasan soal homologasi, dari preseason test bisa diketahui apa yang bisa diperbaiki sehingga bisa dapat (Grade A). Sekarang, kita lompat ke tahun depan. Kami tidak merasa punya kepentingan untuk mengadakan preseason test," ujar Priandhi.

"Toh panjang sirkuitnya tetap, jumlah tikungannya tetap, pembalapnya pun sebagian besar sudah merasakan lintasan ini. Jadi, buat apa lagi ngadain preseason test?" kata dia.

Sirkuit Mandalika punya trek sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan. Debut di MotoGP terbilang sukses untuk Sirkuit Mandalika.

Oleh beberapa pembalap, Sirkuit Mandalika dilabeli sebagai lintasan balap terindah di MotoGP.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler