Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil Sean Gelael, Pembalap Muda Indonesia dengan Segudang Prestasi!

Simak profil Sean Gelael. Pembalap muda asal Indonesia dengan segudang prestasi yang tegur Youtuber Jerome Poline.
Sean Gelael, pembalap asal Indonesia/sean-gelael.com
Sean Gelael, pembalap asal Indonesia/sean-gelael.com

Bisnis.com, JAKARTA - Nama Sean Gelael mendadak viral di media sosial Twitter setelah menegur Youtuber Jerome Poline. Sean, yang saat ini berkarier sebagai pembalap, merasa tersinggung dengan unggahan Jerome di Twitter.

Sean Gelael lantas merespons ketika Jerome menanyakan apakah ada atlet Indonesia yang pernah balapan di ajang internasional. Melalui akun Instagram miliknya, Sean Gelael langsung menegur Jerome Polin. Sean mempertanyakan orang pintar seperti Jerome justru minim informasi terkait keberadaan pembalap Indonesia.

"Saya kira Anda bisa bertindak cerdas, tetapi jelas itu tidak mengajarkan Anda tentang rasa hormat," tulis Sean Gelael dalam Story Instagram miliknya seperti dikutip, Rabu (26/1/2022).

Lantas, siapa sebenarnya Sean Gelael? Simak profil Sean Gelael. Putra Ricardo Gelael sekaligus pembalap muda Indonesia yang punya segudang prestasi.

Pria bernama lengkap Muhammad Sean Ricardo Gelael lahir pada 1 November 1996 di Jakarta. Pria berusia 25 tahun tersebut merupakan putra dari pasangan Ricardo Gelael dan Rini S. Bono.

Mengikuti jejak sang ayah, Sean kini berkarier sebagai pembalap Jota Sport di ajang FIA World Endurance Championship. Dia menyelesaikan GP2 Series pada 2015-2016 dan FIA Formula 2 Championship pada 2017-2020.

Dilansir dari situs resmi miliknya sean-gelael.com, karier Sean di dunia balapan mulai pada 2014. Kala itu, Ricardo Gelael bekerja sama dengan tim balap asal Inggris, Carlin Motorsport membentuk Tim Jagonya Ayam untuk berkompetisi di ajang Formula 3 Eropa.

Tim ini diperkuat tiga pebalap, yakni Sean Gelael (Indonesia), Tom Blomqvist (Inggris), dan Antonio Giovinazzi (Italia). Kolaborasi ketiganya membawa Tim Jagonya Ayam with Carlin menempati peringkat kedua di klasemen akhir tim dengan koleksi total 704 poin.

Pada 2015, Tim Jagonya Ayam with Carlin tampil di dua ajang balap, yakni Formula Renault 3.5 World Series dengan pebalap Sean Gelael dan Tom Dillmann (Perancis) dan Formula 3 Eropa yang diperkuat Antonio Giovinazzi.

Awal 2016, Tim Jagonya Ayam mengikuti ajang balap Le Mans Seri Asia bekerja sama dengan tim Eurasia Motorsport. Dalam balapan selama tiga jam itu, duo Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi sukses menjuarai Putaran 3 di Sirkuit Buriram, Thailand, dan putaran empat di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Di ajang GP2, Tim Jagonya Ayam berkolaborasi dengan tim asal Spanyol, Campos Racing. Mereka tampil dengan nama tim Pertamina Campos Racing yang diperkuat oleh Sean Gelael dan Mitch Evans (Selandia Baru).

Pada 2017, Sean Gelael yang berpasangan dengan pebalap Perancis, Norman Nato, akan tampil di ajang Formula 2 bersama tim Pertamina Arden. Arden Motorsport adalah tim balap asal Inggris.

Memasuki tahun ketiga secara penuh di ajang FIA Formula 2 Championship, Sean Gelael yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia bergabung dengan Tim Pertamina Prema Theodore Racing pada 2018.

Pada pergelaran FIA Formula 2 2019, Sean Gelael akan kembali memperkuat Tim Prema Racing. Di tim asal Italia itu, Sean akan bertandem dengan Mick Schumacher, putra juara F1 tujuh kali asal Jerman, Michael Schumacher.

Pada peringkat keseluruhan di kedua tes tersebut, Sean menduduki peringkat ke-9 dalam daftar catatan waktu terbaik. Adapun pada sesi simulasi balap (race run) di Barcelona, Sean membukukan rata-rata waktu terbaik dari semua pebalap.

Periode 2020 menjadi musim penuh kelima Sean Gelael tampil di Kejuaraan FIA Formula 2. Musim ini juga terasa cukup istimewa karena Sean bergabung dengan tim asal Perancis, Dams, yang menjadi tim terbaik di ajang FIA F2 tahun lalu. Di tim yang bermarkas di Kota Le Mans ini, Sean akan bertandem dengan pebalap asal Inggris, Dan Ticktum.

Tahun lalu, Sean mengikuti World Endurance Championship (WEC) tahun ini bersama tim asal Inggris JOTA pada kategori LMP2. Sebagaimana layaknya lomba ketahanan, Sean akan ditemani dua sahabatnya, yaitu mantan pebalap F1, Stoffel Vandoorne, dan pebalap Inggris, Tom Blomqvist.

Sean bersama Vandoorne dan Blomqvist memenangi dua balapan ALMS 2021 di Abu Dhabi sebagai ajang pemanasan sebelum tampil di WEC.

Setelah berhasil menjadi runner-up dunia di kelas LMP2 pada 2021, Sean Gelael melanjutkan kiprahnya di ajang FIA World Endurance Championship (WEC) musim ini. Dia kini membela tim juara WEC di kelas LMP2 pada 2021, WRT. Tim yang bermarkas di Belgia itu telah mengumumkan Sean sebagai salah satu pebalap di mobil utama mereka, nomor 31.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler