Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Greysia/Apriyani Tidak Kecewa Meski Gagal Juara di Indonesia Open 2021

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengaku tidak memendam kekecewaan meski gagal menjadi juara di Indonesia Open 2021 usai ditekuk Nami Matsuyama/Chiharu Shida.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 November 2021  |  18:14 WIB
Ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu /ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan
Ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu /ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengaku tidak memendam kekecewaan meski gagal menjadi juara di Indonesia Open 2021 usai ditekuk Nami Matsuyama/Chiharu Shida dengan skor 21-19 dan 21-19, Minggu (28/11/2021).

Dalam laga sepanjang 65 menit di Bali, pasangan unggulan kedua ini harus menghabiskan energinya demi menembus pertahanan ganda putri Jepang yang dikenal alot.

"Kami pernah merasakan menang dan sekarang merasakan kalahnya, kami tidak kecewa dan tidak merasa sedih. Tapi kami ingin terus berjuang dengan maksimal di kemudian hari," kata Greysia.

Greysia menceritakan, laga mereka berlangsung seru namun melelahkan karena bermain reli yang menghabiskan tenaga. Bahkan di gim pertama sempat terjadi reli terpanjang di turnamen BWF Super 1000 ini dengan 192 kali pukulan.

Greysia/Apriyani sempat kesulitan untuk mematikan lawan, namun bukan berarti pasangan Matsuyama/Shida bisa dengan mudah mencetak poin karena juga kesulitan mematikan ganda putri Indonesia.

"Tadi sudah sangat ketat dan mereka jarang melakukan kesalahan, dan mereka juga jarang mati. Kami akui itu. Kalau reli panjang ya seperti gitu, sudah capek tapi harus selalu fokus dengan pukulan. Rasanya seperti mau pecah," kata Apriyani mengungkapkan.
  Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam konferensi pers Indonesia Open 2021 setelah melakoni babak final nomor ganda putri di Nusa Dua, Bali, Minggu. (Antaranews/Roy Rosa Bachtiar)

Lagi-lagi faktor ketahanan mental menjadi poin penting yang harus diperbaiki oleh Indonesia. Berdasarkan pengakuan Greysia/Apriyani, kondisi fisik yang sangat prima menjadi keharusan.

"Jepang itu lawan yang ulet, mereka bukan hanya kuat tenaga tapi juga mental. Kami secara fisik harus dalam keadaan yang benar-benar fit," Greysia menceritakan.

Indonesia merebut satu gelar juara lewat nomor ganda putra kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, yang mengalahkan wakil dari Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top