Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Kali Lempar Raket, Djokovic Gagal Raih Medali Perunggu Olimpiade

Novak Djokovic dikalahkan Pablo Carreno Busta dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (31/7/2021).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Juli 2021  |  17:51 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic tertunduk lesu setelah dikalahkan oleh pemain Spanyol Pablo Carreno Busta dalam laga perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Sabtu (31/7/2021)/Antara - Reuters/Robert Deutsch
Petenis Serbia Novak Djokovic tertunduk lesu setelah dikalahkan oleh pemain Spanyol Pablo Carreno Busta dalam laga perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Sabtu (31/7/2021)/Antara - Reuters/Robert Deutsch

Bisnis.com, JAKARTA - Novak Djokovic gagal meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 setelah kalah dari Pablo Carreno Busta, Sabtu (31/7/2021).

Novak Djokovic tampak emosional dalam pertandingan dengan melemparkan raketnya ke tribun yang kosong dan melemparkan satu lagi raketnya mengenai tiang net bertanding.

Kesempatannya untuk menyabet medali perunggu digagalkan oleh petenis Spanyol Carreno Busta yang menang pada match point keenamnya, seperti dilaporkan AFP. 

Pemegang 20 gelar Grand Slam yang berharap meraih gelar Golden Grand Slam itu sebelumnya ditaklukkan oleh Alexander Zverev, 6-4, 6-7 (6/8), 6-3 pada Jumat (30/7/2021). 

Ini adalah pertama kalinya unggulan teratas Djokovic kalah dalam dua pertandingan tunggal berturut-turut sejak kekalahan dari Dominic Thiem dan Roger Federer di ATP Tour Finals 2019.

Pertandingan untuk mengamankan medali perunggu itu berlangsung selama dua jam 47 menit di bawah cuaca panas Tokyo. 

Djokovic, yang akan berjuang memenangkan leg terakhir kalender Grand Slam di US Open bulan depan, menyelamatkan satu match point pada tie-break set kedua untuk berlanjut ke gim penentu.

Namun petenis Spanyol Carreno Busta, yang juga menyingkirkan unggulan kedua Daniil Medvedev pada awal Olimpiade, mencetak 32 winner dengan performa yang luar biasa, sementara Djokovic hanya mencatat 18 winner.

Pemain berusia 30 tahun itu akhirnya meraih kemenangan pada gim terakhir ketika lawannya yang terkenal itu melepaskan pukulan forehand yang mengenai net. 

Djokovic membawa kembali kenangan tentang kesalahannya yang terkenal saat melawan Carreno Busta tahun lalu dalam ajang US Open, ketika ia secara tidak sengaja memukul bola ke hakim garis.

Dia melemparkan raketnya tinggi-tinggi ke tribun kosong saat break point, dan masuk pada gim pembuka set ketiga masih dalam kondisi emosional, menghancurkan raket lain setelah pukulannya gagal karena mengenai net.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis novak djokovic Olimpiade 2020 Olimpiade Tokyo

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top