Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kembali Balapan MotoGP, Marquez Sebut Seperti ke Sekolah

Marc Marquez mulai kembali ke ajang balapan MotoGP pertama kalinya sejak dia mengalami kecelakaan parah di Jerez, Spanyol, pertengahan tahun lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 April 2021  |  11:17 WIB
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez - Reuters
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pebalap MotoGP asal Spanyol Marc Marquez menggambarkan kembalinya dia membalap terasa seperti kembali ke sekolah dikelilingi kakak-kakak kelas yang suka memerintah.

"Bagian tersulitnya adalah di lap-lap pertama karena saya merasa kehabisan tempat," kata Marquez usai turun di Grand Prix Portugal di Sirkuit Algarve di Portimao pada Senin (19/4/2021) pagi WIB.

Pebalap berusia 28 tahun itu finis posisi ketujuh di balapan pertamanya sejak dia mengalami patah lengan kanan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Juli 2020.

Setelah menjalani tiga operasi dan 9 bulan masa pemulihan, Marquez kembali ke aspal sebagai pebalap Honda yang finis terbaik hari itu.

"Seperti di sekolah ketika kalian bermain sepak bola dengan kakak kelas dan mereka menyuruh melakukan apa dan ke mana. Di awal-awal lap, saya tak memiliki ritme, tak ada kendali atas motor saya, dan banyak pebalap mulai menyalip saya."

"Kemudian saya menenangkan diri dan menemukan tempat saya. Saya mencetak waktu terbaik saya di akhir GP. Jika kami menganalisisnya, finis 13 detik di belakang Fabio Quartararo, itu luar biasa," kata Marquez setelah menyaksikan Quartararo membawa Yamaha menyapu bersih tiga kemenangan di awal musim ini.

Marquez mendapat disambut dengan pujian dari timnya ketika kembali ke pit. "Saya tidak bisa mengendalikan emosi. Menyelesaikan balapan adalah langkah terbesar dalam rehabilitasi saya dan merasa seperti pebalap MotoGP lagi adalah impian saya. Itu terjadi hari ini," kata juara dunia delapan kali itu.

"Tentunya, kembali ke garasi membuat saya kelelahan, terkuras tenaga, tapi ini hal paling paling emosional yang tak bisa saya bendung. Tapi, ini sangat baik."

Penampilannya hari itu memberinya 9 poin, 52 di belakang Quartararo sebagai pemuncak klasemen sementara.

Tersisa 16 balapan hingga akhir musim dan kemungkinan dua balapan tambahan di Argentina dan Amerika Serikat.

Akan tetapi, Marquez tak terlalu memikirkan ambisi meraih gelar juara dunia. "Tergantung dengan sirkuit, apakah mereka menuntut fisik atau tidak. Tujuh lap terakhir di sini saya tidak mampu menggunakan siku saya. Saya membalap dengan aneh."

"Hal penting lainnya adalah dokter berpesan kepada saya ketika saya kembali berkompetisi saya akan harus mengurangi latihan di rumah. Di antara balapan saya tidak akan bisa mengendarai sepeda motor atau berlatih indoor lebih dari 3 atau 4 jam dalam sepekan tanpa menggunakan terlalu banyak beban.”

"Tulang di lengan baik-baik saja, tapi tekanan yang diberikan kepadanya harus bertahap. Tidak bisa setiap hari dan setiap pekan."

Balapan selanjutnya akan digelar pada 2 Mei mendatang di Jerez, tempat dia terjatuh tahun lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top