Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dibayangi Todongan Senjata, Sirkuit Intergalos Gelar F1 GP Sao Paulo

Sirkuit Interlagos di Sao Paulo, Brasil, akan menggelar balapan F1 mulai tahun depan hingga 2025. Satu masalah adalah negara itu rawan kejahatan.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  08:57 WIB
Sirkuit Interlagos (Autodromo Jose Carlos Pace) di Sao Paulo, Brasil. - Scuderia Ferrari Club Riga
Sirkuit Interlagos (Autodromo Jose Carlos Pace) di Sao Paulo, Brasil. - Scuderia Ferrari Club Riga

Bisnis.com, JAKARTA – Sirkuit Interlagos di Sao Paulo, Brasil, menandatangani kontrak 5 tahun untuk menjadi tuan rumah Grand Prix Brasil hingga 2025. Nama resmi balapan adalah Sao Paulo Grand Prix, yang mencerminkan investasi kota dalam acara tersebut.

Ini menandakan akhir dari rencana yang didukung oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro untuk memindahkan grand prix negara itu ke sirkuit baru di Rio de Janeiro.

Promotor baru untuk balapan telah dibentuk setelah masalah antara promotor sebelumnya di Sao Paulo dan F1.

“Promotor, Brasil Motorsport, adalah perusahaan yang dimiliki oleh entitas investasi yang dikendalikan oleh Mubadala, perusahaan investasi global dari Abu Dhabi," demikian pernyataan F1 pada Kamis (17/12/2020) pagi WIB.

Kesepakatan itu melindungi masa depan salah satu sirkuit F1 yang paling bersejarah dan karismatik, yang bernama asli Autodromo Jose Carlos Pace, nama pebalap Brasil yang meninggal dunia pada 18 Maret 1977 dalam usia 32 tahun akibat kecelakaan pesawat ringan pribadi di Mairipora, Sao Paulo.

Interlagos pertama kali menyelenggarakan GP Brasil pada 1972. Acara tersebut dipindahkan ke Jacarepagua di Rio pada 1981–1989, setelah satu kali pertandingan pada 1978, sebelum beralih kembali ke Interlagos pada versi trek yang lebih pendek dari 1990.

Meski terkenal sebagai salah satu tempat paling beratmosfer di kalender balapan, Sao Paulo bukan tanpa masalah, dengan kejahatan menjadi perhatian utama selama beberapa tahun setelah personel F1 berulang kali menjadi sasaran perampokan di bawah todongan senjata.

Ketua F1 Chase Carey berkata: "Brasil adalah pasar yang sangat penting untuk Formula 1 dengan penggemar setia dan sejarah panjang dalam olahraga ini. Balapan di Brasil selalu menjadi sorotan bagi para penggemar, pembalap, dan mitra kami dan kami berharap dapat memberikan balapan yang menarik di Interlagos kepada para penggemar Formula 1 pada 2021 dan selama 5 tahun ke depan."

Wali Kota Sao Paulo Bruno Covas mengatakan: "Sangat menyenangkan dapat mengumumkan bahwa Interlagos akan terus menjadi tuan rumah salah satu acara terpenting dalam olahraga motor dunia. Kami melakukan upaya yang luar biasa untuk mempertahankan balapan di kota kami."

Rencana pembangunan jalur baru di Deodoro, Rio, bermasalah karena memerlukan penebangan sebidang hutan. Izin untuk menebang pohon belum keluar dari pihak berwenang di kota itu dan rencana itu menjadi kontroversi setelah para pegiat lingkungan—termasuk juara dunia Lewis Hamilton—menentangnya.

Promotor sebelumnya di Interlagos, Tamas Rohonyi, adalah sekutu dekat mantan bos F1 Bernie Ecclestone, yang dicopot dari jabatannya ketika pemilik baru Liberty Media mengambil alih olahraga itu pada 2017.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

f1 brasil

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top