Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

F1 : Kontrak Hamilton, Bukan Soal Sebelum Bahrain atau Abu Dhabi

Tim Mercedes agaknya tidak mau terburu-baru membahas perpanjangan kontrak juara dunia Formula One asal Inggris Lewis Hamilton.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 November 2020  |  01:59 WIB
Lewis Hamilton setelah menjuarai GP Portugal pada Minggu (26/10/2020) dan menjadi juara terbanyak F1 sepanjang masa yakni 92 kali./Antara - Reuters
Lewis Hamilton setelah menjuarai GP Portugal pada Minggu (26/10/2020) dan menjadi juara terbanyak F1 sepanjang masa yakni 92 kali./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Tim Mercedes tak mau terburu-buru membicarakan soal kontrak Lewis Hamilton, namun pembicaraan antara keduanya diharapkan bisa dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Bos tim Mercedes Toto Wolff, pihaknya akan memberi waktu beberapa hari bagi Hamilton untuk menikmati kemenangannya serta capaian gelar juara dunia ketujuhnya di GP Turki, akhir pekan lalu.

“Setelah meraih gelar ketujuhnya, Anda tak bisa tiba-tiba bicara soal kontrak. Itu tidak adil atas pencapaiannya. Kami akan memberikan waktu beberapa hari, baru membicarakannya,” kata Wolff kepada BBC yang dikutip Reuters dan dilansir Antara pada Rabu (18/11/2020) dini hari WIB.

Wolff sebelumnya sempat berkelakar kepada wartawan bahwa kemenangan Hamilton di GP Turki dan pencapaiannya yang menyamai rekor Michael Schumacher akan membuat nilai kontrak pebalap berusia 35 tahun itu “menjadi lebih mahal.”

Namun, itu tak lantas membuatnya mundur. Wolff hanya menegaskan bahwa dia memang tak ingin terburu-buru mengambil keputusan. “Kemungkinan besar akhir tahun ini.”

“Bukannya kami tidak menemukan waktu yang tepat, tetapi saya tidak ingin membuat tim tertekan untuk mengatakan ‘sebelum Bahrain’ atau ‘sebelum Abu Dhabi’ kami akan mengumumkan kontrak baru. Tidak ada tekanan. Saat kontrak itu ditandatangani, semua selesai,” ujarnya.

Dengan demikian, perpanjangan kontrak antara Mercedes dan Hamilton kemungkinan akan dilakukan sebelum dua balapan beruntun Formula 1 yang dijadwalkan digelar di Bahrain, pada 26 November dan 6 Desember. Bisa juga sebelum seri pamungkas di Abu Dhabi pada 13 Desember.

Namun baik Wolff maupun Hamilton telah memberikan petunjuk bahwa kedua belah pihak tertarik untuk melanjutkan musim depan bersama.

“Dia suka membalap dan berkompetisi sama seperti tim ini dan saya sendiri... jadi saya melihat kami akan terus bersama tahun depan, mencatatkan lagi satu tahun luar biasa,” kata Wolff.

Sementara itu, Hamilton mengatakan dirinya juga tak ingin terburu-buru meneken kontrak bersama Mercedes. Ia masih ingin fokus dengan balapan tersisa di musim ini.

“Kami masih punya tiga pekan di Timur Tengah. Jadi sekarang bisa sedikit lebih santai, tapi saya masih punya tiga balapan yang harus saya menangkan,” ucap Hamilton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

f1 mercedes lewis hamilton

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top