Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rossi Yakin Anak Didiknya Bisa Gantikan Dovizioso di Ducati

Satu slot kursi pembalap Ducati bakal kosong setelah Andrea Dovizioso berhenti dari tim kerja Ducati tahun ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  15:51 WIB
Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi - Antara
Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Valentino Rossi berharap bisa melihat pembalap anak didiknya Francesco Bagnaia membela Ducati untuk musim MotoGP 2021. Harapan itu sejalan dengan keinginan Ducati untuk menawarkan Bagnaia kontrak dua tahun untuk menjadi pengganti Andrea Dovizioso yang akan hengkang pada musim balap MotoGP 2021.

Satu slot kursi pembalap Ducati bakal kosong setelah Andrea Dovizioso berhenti dari tim kerja Ducati tahun ini. Mereka telah merekrut Jack Miller sebagai pembalap utama. Hasilnya, Ducati masih mempertimbangkan Bagnaia yang saat ini membela Pramac Racing atau Johann Zarco yang saat ini membela tim Avintia Racing. Ducati juga tidak mengesampingkan untuk membawa juara dunia tiga kali Jorge Lorenzo.

Ducati mengatakan ingin menyelesaikan susunan tim untuk MotoGP 2021 sebelum MotoGP San Marino pada September mendatang. Rossi berharap Bagnaia bisa naik kelas ke tim utama. “Saya pikir mereka (Pramac) sangat dekat dengan Ducati, tapi saya sangat berharap untuk Pecco bahwa masa depannya ada di tim itu. Saya akan merekomendasikan dia untuk pergi ke tim pabrikan," kata Rossi, dikutip dari Crash, Kamis (27/8/2020).

Valentino Rossi menambahkan, “Di Team Pramac mereka pasti sangat bagus, tapi pabrikan memiliki sesuatu yang lebih di atas kertas. Saya berharap untuk melihatnya berpakaian merah (Ducati) tahun depan, karena itu akan menjadi kesempatan yang sangat besar baginya.”

Sementara itu, Bagnaia harus absen sejak lututnya retak akibat kecelakaan saat lathan bebas kedua di MotoGP Republik Cek. Ia diperkirakan akan kembali di Misano. Rumor beredar menyebutkan bahwa Johann Zarco akan tetap di tim Avintia dengan dukungan tambahan dari Ducati. Adapun Luca Marini atau Enea Bastianini akan keluar dari Moto2 untuk bergabung dengan Jorge Martin, yang kesepakatannya juga masih dibahas bersama di Pramac.

Marini adalah saudara tiri Rossi dan anggota lain dari Akademi VR46. Dia saat ini memimpin kejuaraan Moto2 dengan delapan poin, dan Rossi berpikir dia harus lebih berkonsentrasi untuk menjadi juara Moto2 daripada negosiasi dengan Ducati untuk langkah MotoGP pada 2021. “Kami secara alami merasa terhormat mengetahui bahwa Ducati tertarik pada Luca,” kata Rossi.

“Tapi saya pikir lebih penting tahun ini dia fokus pada musim ini, karena dia memiliki peluang untuk memenangkan kejuaraan dunia dan ini tidak terjadi berkali-kali. Beberapa pembalap tidak pernah memiliki kesempatan ini sepanjang karirnya. Saya akan lebih fokus pada tahun ini, kemudian jika Luca berhasil masuk ke MotoGP bersama Ducati, tentu kami semua akan senang," ujar juara dunia MotoGP sembilan yang saat ini membela Monster Energy Yamaha MotoGP itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top