Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

FIA Setujui Aturan Baru Soal Anggaran dan Aerodinamika

Penurunan anggaran itu menjadi prioritas sebagai respon dampak pandemi virus corona yang telah menunda musim kompetisi 2020 dan memiliki dampak keuangan serius terhadap para tim.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  04:55 WIB
Model F1 Limited Edition terinspirasi Mercedes-Benz CL 55 AMG (C 215) yang menjadi kendaraan resmi F1 Safety Car. Foto diambil di arena Canadian Grand Prix, 10 Juni 2001.  - MERCEDES/BENZ
Model F1 Limited Edition terinspirasi Mercedes-Benz CL 55 AMG (C 215) yang menjadi kendaraan resmi F1 Safety Car. Foto diambil di arena Canadian Grand Prix, 10 Juni 2001. - MERCEDES/BENZ

Bisnis.com, JAKARTA - Federasi otomotif internasional FIA telah menyetujui batas anggaran bagi tim-tim Formula 1 dan sejumlah paket penghematan anggaran termasuk aturan baru dalam tes aerodinamika mulai musim 2021.

Para tim sepakat menurunkan batas anggaran dari 175 juta ke 145 juta dolar AS untuk musim 2021 dan pada Rabu Dewan Motor Sport Dunia menyetujui usulan itu dengan kemungkinan pengurangan anggaran di tahun-tahun mendatang, demikian laman resmi FIA, Rabu (27/5/2020).

Sementara saat ini sejumlah tim papan atas bisa menghabiskan 200 juta AS dalam semusim.

Penurunan anggaran itu menjadi prioritas sebagai respon dampak pandemi virus corona yang telah menunda musim kompetisi 2020 dan memiliki dampak keuangan serius terhadap para tim.

Selain itu, FIA memperkenalkan aturan baru terkait pengembangan aerodinamika yang akan diterapkan mulai 2021.

Dalam aturan baru sliding scale itu, tim-tim yang finis lebih rendah di klasemen konstruktor diperbolehkan melakukan pengujian lebih banyak di terowongan udara untuk mengembangkan mobil mereka di tahun yang akan datang.

Dengan itu, diharapkan mereka bisa lebih kompetitif dan mendekati persaingan tim papan atas yang akan menggunakan sumber daya tak sebanyak sebelumnya.

"Formula 1 menang hari ini. Ini momen sangat penting bagi olahraga kami," kata CEO McLaren Zak Brown yang belakangan ini vokal menyuarakan penurunan bujet, seperti dikutip Reuters.

"F1 telah secara finansial tidak berkelanjutan untuk beberapa waktu, dan dengan tidak adanya tindakan akan mempertaruhkan masa depan F1 dan pesertanya."

FIA juga menyepakati pembatasan downforce untuk mobil 2021 di mana sejumlah bagian kunci dari mobil seperti sasis dan suspensi akan dibekukan dari 2020 ke 2021.

Aturan baru itu berarti tim-tim akan harus memangkas bagian lantai mobil mereka untuk mengurangi downforce yang dihasilkan, sehingga ban kompon baru tak akan diperlukan untuk musim depan, sebelum beralih ke ban 18 inci pada 2022.

Sejumlah aturan lain untuk menekan biaya dan mempromosikan kampanye keberlanjutan termasuk di antaranya membekukan komponen sasis dan girboks untuk 2020-2021.

Mulai musim depan, juga akan ada pembatasan terkait upgrade power unit yang bisa dilakukan sepanjang musim itu.

Berat miminal untuk mobil-mobil untuk musim 2021 juga akan dinaikkan tiga kilogram menjadi 749kg.

Penyelenggara balapan juga untuk sementara bisa menyatakan balapan tertutup atau terbuka bagi penonton pada 2020 mengingat dampak pandemi virus corona yang menjadi tantangan dalam menggelar ajang dengan jumlah massa yang banyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

f1

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top