Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PBSI Ajukan Pembatalan Indonesia Masters 2020 Super 100

PBSI secara resmi mengajukan pembatalan turnamen Indonesia Masters 2020 BWF Tour Super 100 kepada BWF (Badminton World Federation).
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 24 April 2020  |  12:17 WIB
Siti Fadilah-Ribka Sugiarto saat menjuarai Indonesia Masters 2019 - Badminton Indonesia
Siti Fadilah-Ribka Sugiarto saat menjuarai Indonesia Masters 2019 - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - PBSI secara resmi mengajukan pembatalan turnamen Indonesia Masters 2020 BWF Tour Super 100 kepada BWF (Badminton World Federation). Turnamen ini awalnya dijadwalkan pada 29 September - 4 Oktober 2020 di tempat yang belum ditentukan.

Namun wabah Covid-19 yang menghantam Indonesia membuat PP PBSI mau tak mau harus fokus pada penyelenggaraan satu kejuaraan di tahun ini yaitu Blibli Indonesia Open 2020 BWF Tour Super 1000 (BIO). Turnamen bintang lima ini juga ditunda dari pelaksanaan awal di tanggal 16-21 Juni 2020, ke waktu yang belum ditentukan. Hingga berita ini diturunkan, PP PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari BWF (Badminton World Federation) mengenai kepastian waktu penyelenggaraan BIO 2020.

"PBSI ingin lebih fokus pada penyelenggaraan BIO yang merupakan turnamen level super 1000. Kami mau fokus ke turnamen yang sudah tertunda ini," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto menyampaikan alasan pembatalan Indonesia Masters 2020.

Sementara itu, turnamen Victor Exist Jakarta Open Junior International Series 2020 (VEJO) yang rencananya akan dilangsungkan pada 8-13 September 2020 juga dipastikan batal. Sedangkan dua turnamen juga masih belum jelas kepastian penyelenggaraannya yaitu Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2020 (18-23 Agustus) dan Indonesia International Challenge 2020 (20-25 Oktober).

"Untuk VEJO sudah dipastikan akan batal, Jaya Raya Junior GP masih belum tahu kepastiannya. Tapi untuk penyelenggaraan di Agustus sepertinya akan berat. Begitu juga Indonesia International Challenge, ada kemungkinan dibatalkan juga, nanti akan didiskusikan lebih lanjut," ungkap Budiharto.

Hingga saat ini BWF masih belum bisa memastikan kapan turnamen akan digelar. Penyelenggaraan turnamen akbar final Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark, yang digeser ke akhir Agustus 2020 pun masih belum dapat dipastikan oleh BWF. All England menjadi ajang terakhir yang diselenggarakan dimana Indonesia meraih satu gelar lewat nomor ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top