Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mathias Boe, Pemain Bulu Tangkis Ganda Putra Denmark Pensiun

Boe-Mogensen sering naik podium di Superseries, dan memenangkan dua All England (2011, 2015) dan tiga Final World Superseries (2010, 2011, 2012) berturut-turut.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 23 April 2020  |  18:21 WIB
Matthias Boe - BWF
Matthias Boe - BWF

Bisnis.com, JAKARTA - Mathias Boe, salah satu pemain ganda Denmark paling berprestasi, mengumumkan pengunduran dirinya dari bulu tangkis internasional.

Pemain berusia 39 tahun itu adalah pebulutangkis aktif tertua di level elit dan telah bersama tim bulu tangkis nasional Denmark selama lebih dari dua dekade.

Boe membuat debut internasionalnya pada tahun 1998. Setelah bermitra dengan pemain seperti Michael Jensen, Thomas Hovgaard dan Michael Lamp, Boe melakukan kombinasi dengan Carsten Mogensen yang berubah menjadi sangat sukses. Duo Boe-Mogensen, dikenal karena kecerdasan dan keterampilan mereka dengan cara bertahan yang rapat tidak di antara pasangan-pasangan terkemuka di zaman mereka.

Boe dan Mogensen mencapai final turnamen pertama mereka bersama - AS Terbuka 2004 - dan sejak itu kemudian memenangkan banyak penghargaan, termasuk medali perak di Olimpiade London 2012 dan Kejuaraan Dunia 2013. Boe juga memainkan peran penting dalam sejarah bulu tangkis dengan memenangkan Piala Thomas untuk pertama kalinya pada 2016. Kemenangan piala Thomas ini membuat Denmark menjadi negara non-Asia pertama yang memenangkan gelar itu. Boe-Mogensen sering naik podium di Superseries, dan memenangkan dua All England (2011, 2015) dan tiga Final World Superseries (2010, 2011, 2012) berturut-turut.

Boe-Mogensen kemudian dipecah pada Maret 2019, setelah itu Boe dipasangkan dengan Mads-Conrad Petersen.

Boe mengungkapkan bahwa ia awalnya berencana pensiun setelah Piala Thomas atau Olimpiade tahun ini, tetapi kelelahan mental telah menyebabkannya mengucapkan selamat tinggal sekarang.

“Setelah mengumumkan pensiun pada Februari dan Piala Thomas atau Olimpiade akan menjadi turnamen terakhir saya, saya pikir itu mungkin memberi saya motivasi untuk melakukan 100 persen selama beberapa bulan terakhir, tetapi sayangnya, itu memiliki efek sebaliknya. Saya perhatikan bahwa saya belum berada di sana sepenuhnya, baik untuk pelatihan maupun untuk pertandingan," ujar Boe dalam situs resmi BWF, Kamis (23/4/2020).

"Pikiranku belum ada di tempat yang tepat. Secara mental, saya terlalu lelah. Sepanjang karir saya, saya menuntut diri saya bahwa saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk menjadi pemain bulu tangkis terbaik yang saya bisa. Tapi saya belum bisa melakukan itu belakangan ini. Itulah mengapa sekarang saatnya untuk berhenti."

Boe mengatakan keputusannya saat ini bukan karena pandemi virus Corona yang kini sedang melanda dunia.

“Saya membuat keputusan sebelum All England. Jadi syukurlah, karir saya tidak berakhir karena virus. Saya lega karena ini akan menjadi cara yang aneh untuk mengakhiri karir saya. Lagi pula, saya tidak akan pernah memulai lagi setelah sebulan jauh dari ruang pelatihan. Saya tidak lagi sekuat macan kumbang, dan begitu Anda telah mencapai usia saya, sesuatu yang istimewa perlu dilakukan untuk mengikutinya. Saya memberi tahu pelatih saya Jakob Hoi dan pasangan saya Mads Conrad tentang keputusan saya segera setelah All England. Saya pikir mereka sedikit terkejut, tetapi saya juga berpikir mereka berdua mengerti keputusan saya."

“Perasaan aneh untuk berhenti. Terkadang saya mengingat kembali beberapa momen besar dan merindukannya. Tapi saya juga melakukan itu ketika saya masih aktif, jadi tidak ada banyak perbedaan. Yang terpenting, saya lega semuanya sudah berakhir. "

Jens Meibom, direktur olahraga dan badminton Denmark, menyebut pensiunnya sebagai akhir dari sebuah era.

“Mathias telah menjadi salah satu profil olahraga bulu tangkis dan Denmark yang besar. Carsten Mogensen dan Mathias Boe telah menjadi ganda putra terbaik Denmark tanpa syarat dalam beberapa waktu terakhir dengan lebih dari 25 kemenangan turnamen tingkat tinggi dan medali di semua kejuaraan bulutangkis utama. Ini adalah era yang sudah berakhir, dan meskipun sedih, itu juga sepenuhnya dalam semangat Mathias bahwa ia memutuskan untuk berhenti. Atas nama bulu tangkis Denmark, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Mathias untuk semua hasil luar biasa yang telah dia kontribusikan ke Denmark."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top