Kisah Sedih Pebulu Tangkis Eropa di Indonesia Masters 2020

Tak satu pun wakil Eropa yang menjuarai turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 19 Januari 2020  |  22:32 WIB
Kisah Sedih Pebulu Tangkis Eropa di Indonesia Masters 2020
Carolina Marin - www.fourthofficial.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Para pebulu tangkis asal Eropa harus gigit jari dalam Indonesia Masters 2020.

Tak satu pun wakil Eropa yang menjuarai turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Padahal, tiga partai final yang digelar di Istora Senayan, Minggu (19/1/2020), berisikan pemain-pemain asal Benua Biru.

Pebulu tangkis tunggal putri asal Spanyol, Carolina Marin, mengawali perjuangan untuk merebut gelar juara. Namun, dia dibekuk oleh pemain Thailand, Ratchanok Intanon.

Keduanya saling berjibaku dalam laga tiga set berdurasi 1 jam 20 menit. Kali ini, keberuntungan berpihak kepada Intanon yang menang dengan skor 21-19, 11-21, dan 21-18.

Kekalahan dari Intanon membuyarkan lagi mimpi Marin menjuarai Indonesia Masters. Tahun lalu, dia juga menggapai babak final, tetapi harus mundur karena mengalami cedera.

“Saya tidak tahu apakah merasa senang atau sedih, atau frustasi karena tak bisa menang di sini,” kata Marin seperti dikutip dari situs Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Minggu.

Setelah Marin, nasib apes menular ke ganda putri asal Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen. Meski telah memberikan perlawanan ketat, Maiken/Sara gagal menundukkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Kesempatan menjadi juara sebenarnya terbuka ketika Maiken/Sara dua kali mencapai match point di set ketiga. Namun, set terakhir itu diamankan oleh Greysia/Apriyani sehingga menuntaskan laga dengan skor 18-21, 21-11, dan 23-21.

Rekan senegara mereka, Anders Antonsen, menderita kekalahan juga dari jagoan tuan rumah. Di nomor tunggal putra Antonsen kandas dari Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 15-21, dan 9-21.

Bukan Eropa melainkan tuan rumah Indonesia yang akhirnya merebut tiga gelar juara. Selain ganda putri dan tunggal putra, gelar Indonesia disumbangkan oleh ganda putra Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon yang menaklukkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan skor 21-15 dan 21-16.

Sementara itu, China kebagian jawara nomor ganda campuran. Adalah pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang menghempaskan rekan senegara Wang Yilyu/Huang Dongping dua set langsung, 21-9 dan 21-9.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis, indonesia masters

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top