Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Pertahankan Medali Emas, Susy Susanti: Sesuai Target

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengaku senang tim beregu putra kembali meraih medali emas Sea Games.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  14:59 WIB
Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Pertahankan Medali Emas, Susy Susanti: Sesuai Target
Tim bulu tangkis putra Indonesia - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengaku senang tim beregu putra kembali meraih medali emas Sea Games.

Dalam pertandingan di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Jonatan Christie dkk sukses merebut medali emas ke-14 buat Indonesia di Sea Games 2019, setelah mengalahkan Malaysia 3-1 di babak final.

“Medali emas sesuai target kami untuk mempertahankan gelar di beregu putra. Penampilan atlet-atlet juga cukup baik, hanya Fajar/Rian yang kurang baik performanya,” ujar Susy dalam situs resmi PBSI, Rabu (4/12/2019).

Capaian ini sekaligus memastikan ketangguhan tim beregu putra Indonesia di Asia Tenggara. Medali emas beregu putra tercatat selalu pulang ke Indonesia dalam 12 tahun terakhir. Sejak Sea Games 2007 di Thailand, beregu putra berhasil menduduki podium tertinggi. Kecuali tahun 2013, karena pada Sea Games 2013 di Myanmar, nomor beregu bulutangkis tidak dipertandingkan. 

Pada babak final melawan Malaysia, poin pertama Indonesia direbut oleh Jonatan Christie yang mengalahkan Lee Zii Jia. Jonatan menang dua game langsung dengan skor 21-9, 21-17. Namun di partai kedua, Indonesia harus tertahan imbang 1-1, karena Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalami kekalahan. Fajar/Rian kalah dari Aaron Chia Teng Fong/Soh Wooi Yik dengan 17-21, 13-21.

Anthony Sinisuka Ginting kemudian tampil sebagai penyelamat tim di partai ketiga. Ia menang dari Soong Joo Ven, dan mempersembahkan poin kedua buat Indonesia.

Kemenangan Indonesia kemudian dipastikan lewat pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf yang main di partai keempat. Wahyu/Ade menang  21-16, 21-19 dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Sebelum bertolak ke Manila, tim beregu putra sempat beberapa kali mengalami perubahan. Nama Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang semula dipasang, akhirnya digantikan oleh Anthony Sinisuka Ginting. 

Susy mengatakan hal ini merupakan bagian dari strategi tim untuk mempertahankan medali emas beregu putra Indonesia.

“Betul, karena kami ingin memastikan emas dulu untuk beregu dengan masuknya Ginting. Sesuai perhitungan kami ambil dua poin dulu untuk tunggal. Tinggal kami cari satu poin lagi, bisa dari ganda atau pertahanan terakhir di tunggal terakhir,” jelas Susy. 

Usai pertandingan beregu, tim Indonesia kini bersiap untuk menyelesaikan misinya di nomor perorangan. Sea Games 2019 nomor perorangan akan berlangsung mulai besok (5/12) di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis, Sea Games 2019

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top