Gregoria Mariska Berharap Bisa Memulai Tahun 2020 dengan Baik

Gregoria Mariska Tunjung berharap bisa meraih hasil maksimal di Daihatsu Indonesia Masters 2020 yang merupakan salah satu turnamen pembuka tahun 2020.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 21 November 2019  |  21:20 WIB
Gregoria Mariska Berharap Bisa Memulai Tahun 2020 dengan Baik
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gregoria Mariska Tunjung berharap bisa meraih hasil maksimal di Daihatsu Indonesia Masters 2020 yang merupakan salah satu turnamen pembuka tahun 2020. 

Gregoria mengatakan bahwa prestasinya sepanjang tahun 2019 bisa dibilang menurun. Oleh karenanya ia ingin tampil lebih baik jelang tahap akhir pengumpulan poin olimpiade hingga April 2020 mendatang. 

“Saya mau cari start yang lebih baik. Di tahun ini kan hasilnya kurang memuaskan. Saya mau hasil yang lebih baik di tahun depan,” kata Gregoria dalam konferensi pers jelang Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

“Maunya turnamen ini (Daihatsu Indonesia Masters 2020) jadi awal yang baik sehingga saya bisa dapat poin banyak untuk olimpiade,” lanjutnya. 

Riuhnya pendukung di Istora akan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2020. Gregoria berharap dukungan penonton Istora akan menambah semangat para pemain yang akan berlaga. 

“Setiap turnamen di Indonesia pasti nggak pernah sepi, penontonnya antusias. Saya berharap semua pecinta bulutangkis bisa datang dan nggak berhenti support kami,” ujar Gregoria. 

Sementara itu, pemain tunggal putra Jonatan Christie memaparkan pentingnya menjaga kondisi agar terhindar dari cedera. Sebagai salah satu turnamen road to Tokyo Olympic 2020, Daihatsu Indonesia Masters 2020 akan menjadi salah satu turnamen dengan persaingan sengit antar pemain.

“Tiap pemain pasti mau juara tapi harus realistis, yang paling penting itu jaga kondisi jangan sampai cedera,” kata Jonatan.

“Bisa dilihat Shi Yu Qi (China) dan Son Wan Ho (Korsel) yang cedera dan poinnya poinnya turun jauh. Tahun lalu saya sampai semifinal, minimal tahun ini sama sampai semifinal, kalau bisa lebih baik,” ujar Jonatan. 

Jonatan akan mengikuti dua turnamen terakhir di tahun 2019 yaitu SEA Games 2019 di Manila, Filipina, dan BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top