Jadi Runner Up di Hong Kong Open, Hendra/Ahsan Akui Ada Faktor Fisik

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal menjadi juara di Hong Kong Open 2019 setelah di final dikalahkan ganda putra Korea, Choi Solgyu/Seo Seung Jae, pada babak final Hong Kong Open 2019.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 17 November 2019  |  21:32 WIB
Jadi Runner Up di Hong Kong Open, Hendra/Ahsan Akui Ada Faktor Fisik
Ganda putra Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan

Bisnis.com, JAKARTA - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal menjadi juara di Hong Kong Open 2019 setelah di final dikalahkan ganda putra Korea, Choi Solgyu/Seo Seung Jae, pada babak final Hong Kong Open 2019.

Dalam turnamen level Super 500 yang diselenggarakan di Hong Kong  Coliseum, Minggu (17/11/2019), Hendra/Ahsan dikalahkan Choi/Seo setelah bermain rubber game dengan skor 21-13, 13-21, 12-21.

Game pertama begitu dikuasai oleh Hendra/Ahsan dan mereka membuat Choi/Seo tidak dapat mengembangkan permainan. Sebaliknya di game kedua, akurasi pengembalian Hendra/Ahsan mulai berkurang. Sedangkan Choi/Seo semakin percaya diri dan unggul jauh meninggalkan Hendra/Ahsan.

"Staminanya pasti sudah menurun ya, yang paling kelihatan di game kedua dan ketiga. Lawan pun nggak mati-mati. Serangan kami juga sudah menurun. Waktu kami mau coba lagi, pola main mereka sudah jadi," kata Ahsan kepada Badmintonindonesia.

"Mereka nggak gampang mati, defense-nya rapat. Di game pertama mereka terlalu ikut permainan kami. Di game kedua, mereka mulai main bertahan dengan serang balik," tambah Hendra.

Dalam dua rangkaian turnamen yang mereka ikuti di Fuzhou China Open 2019 dan Hong Kong Open 2019, hasil yang diraih Hendra/Ahsan tidaklah jelek. Pada turnamen Fuzhou China Open 2019, Hendra/Ahsan terhenti di perempat final dan di Hong Kong Open 2019 mereka menembus babak final.

"Ahamdulillah hasilnya cukup baik di dua turnamen ini, kami bersyukur bisa masuk final hari ini. Tapi memang banyak yang mesti dievaluasi. Dari kekuatan, harus ditambah lagi," ungkap Ahsan.

"Turnamennya kan banyak yang mepet, harus pintar-pintar mengatur waktu antar turnamen dan harus jaga kondisi. Setelah ini kami akan kembali ke Jakarta untuk persiapan BWF World Tour Finals 2019," sebut Ahsan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top