F1 GP Jepang : Mercedes Berpeluang Kunci Gelar Konstruktor di Suzuka

Mercedes berpeluang mengunci gelar juara dunia konstruktor keenam kalinya secara beruntun di Grand Prix Jepang yang digelar pada akhir pekan ini di Sirkuit Suzuka.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  12:57 WIB
F1 GP Jepang : Mercedes Berpeluang Kunci Gelar Konstruktor di Suzuka
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas di Grand Prix Prancis, Sirkuit Paul Richard, pada 23 September 2019./Reuters - Jean-Paul Pelissier

Bisnis.com, JAKARTA – Mercedes berpeluang mengunci gelar juara dunia konstruktor keenam kalinya secara beruntun di Grand Prix Jepang yang digelar pada akhir pekan ini di Sirkuit Suzuka.

Mercedes saat ini unggul 162 poin dari Ferrari, yang pernah meraih gelar juara dunia enam kali secara beruntun dari 1999-2004.

Sementara Red Bull tertinggal 260 poin dari Mercedes dengan 220 poin maksimal tersedia hingga akhir musim ini.

Tim Silver Arrow, yang selalu tampil dominan sejak era mesin hybrid turbo V6 diperkenalkan pada 2014, hanya perlu mengemas 14 poin lebih banyak dari Ferrari di Suzuka nanti untuk menyamai rekor tim rival asal Italia tersebut.

"Kami akan membawa sejumlah upgrade kecil ke mobil kami di Jepang yang semoga bisa membawa kami ke arah yang benar," kata bos tim Mercedes Toto Wolff.

"Namun, kami tahu bahwa kami harus mengeluarkan semuanya yang dimiliki mobil kami dan juga ban jika kami ingin meraih kemenangan."

Hamilton telah memenangi empat dari lima balapan terakhir di Suzuka. Saat ini pebalap asal Britania itu memuncaki klasemen pebalap dengan unggul 73 poin dari rival terdekatnya yang juga rekan satu tim, Valtteri Bottas.

Akan tetapi, Hamilton baru bisa mendapat peluang mengunci gelar juara dunia di balapan Grand Prix Meksiko 2 pekan mendatang.

Dengan satu kemenangan lagi, Hamilton, yang telah menang lima kali di Jepang, termasuk satu balapan di Fuji, bisa menyamai rekor Michael Schumacher yang telah juara GP Jepang sebanyak enam kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
f1, mercedes

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top