World Junior Championships 2019: Susy Minta Pemain Jaga Kondisi

World Junior Championships 2019: Susy Minta Pemain Jaga Kondisi
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 27 September 2019  |  18:26 WIB
World Junior Championships 2019: Susy Minta Pemain Jaga Kondisi
Manajer Tim Piala Sudirman Susi Susanti berpose disela-sela latihan untuk Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, Minggu (21/5). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA - Tim junior Indonesia menjalani latihan pertama di Kazan, Rusia, jelang persiapan ke World Junior Championships 2019 yang akan berlangsung pada 30 September - 13 Oktober 2019 mendatang. Tim Indonesia tiba di Kazan kemarin sore, Kamis (26/9) setelah menempuh perjalanan udara lebih dari 20 jam.

Di hari pertama, tim tidak berkegiatan tapi fokus istirahat untuk recovery kondisi tubuh setelah perjalanan panjang. Pada pagi ini, Jumat (27/9), tim mulai latihan pertama di Kazan, tepatnya di stadion Kazan Badminton Center. Tim junior rencananya akan mulai latihan di hall pertandingan di Kazan Gymnastic Center, pada esok hari.

Susy Susanti, Manajer Tim Junior Indonesia di WJC 2019 mengatakan bahwa ia tak hanya memberi masukan kepada atlet junior soal teknis permainan, tetapi juga hal-hal non-teknis. Susy pun sering mengingatkan mereka untuk lebih jaga kondisi dan jaga diri selama di Kazan.

"Mereka harus jaga kondisi, jangan sampai cedera, ini turnamen penting untuk pemain junior. Ini juga masa peralihan dari level junior ke senior. Karena mereka masih muda, dipantau lebih detil, misalnya sering diingatkan soal jaket dingin jangan lupa dipakai, banyak minum supaya tidak dehidrasi, dan sebagainya," ujar Susy yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

"Di sini kan udaranya dingin, situasinya masih baru, ada yang belum pernah tanding di suasana seperti ini. Jadi kami harus sering ingatkan," lanjutnya.

Tim juga diminta untuk memperhatikan sejumlah aturan di Kazan seperti anak berusia di bawah 18 tahun tidak boleh berada di luar di atas pukul 22.00. Selain itu setiap pendatang wajib membawa passport dan formulir imigrasi kemana pun mereka pergi selama berada di Rusia. Selain itu aturan berlalu lintas dan pejalan kaki di sini cukup ketat, misalnya menyeberang bukan di zebra cross akan ditangkap dan didenda.

"Dari soal keamanan kami juga sangat perhatikan, misalnya aturan anak usia di bawah 18 tahun tidak boleh ada di luar malam-malam. Lebih amannya itu semua atlet kalau kemana-mana harus informasikan dulu ke pelatih atau ke tim, demi menjaga diri mereka sendiri. Para pemain ini kan masih di bawah umur ya jadi masih di bawah pengawasan kami," sebut Susy.

Indonesia mengirim sebanyak 26 atlet ke WJC 2019, akan tetapi hanya 16 atlet yang bertanding di nomor beregu yang akan dilangsungkan pada 30 September - 5 Oktober 2019. Sedangkan 10 atlet lagi baru akan bertolak ke Kazan jelang pertandingan perorangan yang akan berlangsung pada 7-13 Oktober 2019 mendatang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top