174 Pebalap Sumatra Berlaga di Kejurnas Motoprix Sirkuit Skyland Muba

Gelaran kejuaraan nasional Motoprix Region Sumatera 2019 resmi dimulai di Sirkuit Internasional Skyland Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (22/9/2019).
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 22 September 2019  |  15:20 WIB
174 Pebalap Sumatra Berlaga di Kejurnas Motoprix Sirkuit Skyland Muba
Salah satu pebalap yang mengikuti Kejurnas Motorix Region Sumatra 2019 melintasi Sirkuit Skyland di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG — Gelaran kejuaraan nasional Motoprix Region Sumatera 2019 resmi dimulai di Sirkuit Internasional Skyland Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (22/9/2019).

Tercatat, ada sebanyak 174 pebalap dari region Sumatra yang mengaspal di 12 klas yang dipertandingkan.

Ketua Pelaksana Aris Sandro, mengatakan Kejurnas Motoprix region Sumatra dimulai sejak Sabtu (21/9/2019).

“Kejurnas di sirkuit Skyland ini merupakan final dari Region Sumatra. Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerjasama perangkat daerah terkait dan kepanitiaan serta didukung penuh oleh pemda,” katanya.

Dia melanjutkan memasuki final race dengan jumlah 174 starter, terdiri 3 kategori dan 9 kelas suporting. Peserta diikuti seluruh provinsi Sumatra, termasuk Riau dan Bangka Belitung.

Tergabung dalam region A kejurnas Motoprix. Disinilah akan timbulnya juara region di masing-masing kategori.

Aris menilai Sirkuit Skyland merupakan sirkuit terbaik yang pernah ada dan akan menjadi saksi sejarah dari tempat munculnya bibit-bibit pebalap yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan pihaknya bakal rutin menggelar kejuaraan otomotif seperti motoprix baik skala nasional maupun internasional di sirkuit tersebut.

"Sikurit Skyland satu-satunya sirkuit permanen setelah sirkuit Sentul yang biasa melaksanakan event otomotif. Harapannya sirkuit Skyland bisa menjadi saksi dalam mencentak pebalap-pebalap Indonesia yang berprestasi,” katanya.

Dodi menambahkan bahkan pemkab berencana menggelar kejurnas One Prix 2020 di sirkuit Skyland yang berlokasi di Sekayu tersebut.

Lanjutnya, Pemkab Muba juga akan prioritas terhadap pembinaan atlet-atlet pebalap asal Muba yang diharapkan dapat meraih prestasi dan bertengger di kejuaraan internasional.

“Bulan depan akan ada gelaran lagi ada Asia Super Moto. Dan tahun depan adalagi, kita jadikan Sirkuit Skyland salah satu sirkuit yang punya agenda nasional yang jelas,” katanya.

Dodi menegaskan sirkuit Skyland harus gratis dan jangan dipungut biaya, yang penting event harus ada terus dan berkualitas.

Terpisah, salah satu pebalap dari Aceh, Abdul Malik mengaku sangat kagum dengan fasilitas sirkuit Skyland Internasional Muba.

Diketahui, ada beberapa kelas Kejurnas yang dilombakan diantaranya Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up Injeksi Expert, Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up Injeksi Novice, dan Bebek 4 Tak 150 cc Standard Injeksi Rookie.

Kemudian, di kelas pendukung ada Bebek 4 Tak 125 cc tune up mix seeded, bebek 4 tak 125 cc tune up mix pemula, bebek 4 tak 150 cc tune up mix lokal Sumsel, dan bebek 4 tak 4 tak 125 cctune up mix lokal Sumsel.

Berikutnya, kelas bebek 2 tak 125 cc underbone open, bebek 2 tak 116 cc open, sport 2 tak 140 cc open, matic 130 cc tune up open, dan bebek 4 tak 125 cc tune up mix lokal Muba.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
balap motor, musi banyuasin

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top