KPAI dan PB Djarum Berdamai, Audisi Bulu Tangkis Tetap Berlangsung

Jalan tengah akhirnya dicapai antara KPAI dan PB Djarum terkait audisi bulu tangkis yang sempat dituding mengeksploitasi anak untuk kepentingan perusahaan rokok.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 September 2019  |  15:43 WIB
KPAI dan PB Djarum Berdamai, Audisi Bulu Tangkis Tetap Berlangsung
Ilustrasi-Aksi pebulutangkis tunggal putri Fitriani mengembalikan bola saat melawan Pebulutangkis tunggal putri Denmark Mia Blichfeldt dalam babak kualifikasi grup Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, Rabu (24/5). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA - Jalan tengah akhirnya dicapai antara KPAI dan PB Djarum terkait audisi bulu tangkis yang sempat dituding mengeksploitasi anak untuk kepentingan perusahaan rokok.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum sepakat mengakhiri polemik audisi bulu tangkis yang diselenggarakan PB Djarum.

Kedua pihak menggelar pertemuan yang dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Pertemuan dihadiri Ketua KPAI Susanto, pengurus PB Djarum Lius Pongoh, dan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Achmad Budiharto.

“Pertemuan ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari solusi agar audisi bulu tangkis tetap berjalan secara berkesinambungan dengan sejumlah catatan penting dan harus sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Imam dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, ada dua pertimbangan atas kelangsungan audisi bulu tangkis yang diadakan PB Djarum, yakni ketersediaan atlet-atlet bulu tangkis usia muda secara selektif dan berjenjang yang menyumbangkan proses pembibitan atlet bulu tangkis nasional.

“Kedua, karena cabang olah raga bulu tangkis masih menjadi salah satu cabang olah raga penyumbang utama perolehan medali di sejumlah event olah raga internasional. Ini yang menjadi alasan utama adanya audisi bulu tangkis," kata Imam.

Imam menuturkan, atas dasar kedua pertimbangan itu, PB Djarum sepakat mengubah nama Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis, tanpa menggunakan logo, merk, dan brand image Djarum.

Di sisi lain, KPAI juga sepakat mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian Audisi Djarum.

“Kemenpora, KPAI dan PBSI sepakat memberikan kesempatan kepada PB Djarum untuk melakukan konsolidasi secara internal guna melanjutkan audisi di tahun 2020 dan seterusnya dengan mengacu pada kesepakatan yang telah diambil pada pertemuan hari ini," kata Imam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulu tangkis

Editor : Saeno
Top