Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PB Djarum Vs KPAI: Pemkab Kudus Audisi Untungkan Bisnis Hotel

PB Djarum Vs KPAI: Pemkab Kudus Audisi Untungkan Bisnis Hotel
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2019  |  16:16 WIB
Pebulutangkis cilik mengikuti Audisi PB Djarum - Istimewa
Pebulutangkis cilik mengikuti Audisi PB Djarum - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meminta agar Perkumpulan Bulu Tangkis atau PB Djarum tetap menggelar program audisi umum beasiswa bulu tangkis. Pelaksana tugas Bupati Kudus, Hartopo, mengatakan kehadiran audisi memberi dampak ekonomi ke masyarakat Kudus.

Hartopo menyebut, salah satu yang terkena dampak positif ialah sektor penginapan atau perhotelan di Kudus. Menurut dia, saat PB Djarum menggelar audisi, banyak penginapan laku keras. "Ketika jasa penginapan penuh, tentunya juga berdampak pada perolehan pajak daerah," kata dia mengutip Antara, Rabu (11/9/2019).

Djarum Foundation memutuskan akan menghentikan audisi badminton Djarum. Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan audisi bulu tangkis tahun 2019 menjadi yang terakhir kalinya digelar. Rencana menghentikan audisi tidak lepas dari permintaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang meminta logo Djarum dihapus dari audisi.

Selain soal ekonomi, Hartopo melanjutkan, audisi masih diperlukan karena proses pencarian bakat bukan hanya fokus ke Kudus saja, tapi kota lain juga. Ia berharap PB Djarum tetap melanjutkan audisi badminton di Kudus.

Ketua Masyarakat Pemerhati Bulu Tangkis Indonesia (MPBI), Kurniadi menambahkan, PB Djarum bisa tetap menggelar audisi sambil tetap melakukan promosi. Menurut dia, Djarum bisa memakai produk turunan lainnya di audisi badminton Djarum, seperti Blibli atau BCA. "Saran saya taati saja hasil pertemuannya," kata Kurniadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top