Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kawinkan Gelar All England dan Juara Dunia, ini Rahasia Sukses Hendra Setiawan

Bersaing dengan para pemain muda memang bukanlah hal yang mudah. Hendra/Ahsan mesti pintar mengatur strategi bermain yang efektif dalam meredam gempuran pemain muda. Begitu juga saat latihan, pasangan rangking dua dunia ini mesti bisa menjaga kondisi tubuh mereka.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 03 September 2019  |  19:59 WIB
Ganda putra Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan - Badminton Indonesia
Ganda putra Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Pemain ganda putra Hendra Setiawan masih mampu mempersembahkan prestasi gemilang bagi Indonesia meski usianya terbilang tidak lagi muda. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-35, Hendra merebut gelar Juara Dunia 2019 bersama Mohammad Ahsan.

Bersaing dengan para pemain muda memang bukanlah hal yang mudah. Hendra/Ahsan mesti pintar mengatur strategi bermain yang efektif dalam meredam gempuran pemain muda. Begitu juga saat latihan, pasangan rangking dua dunia ini mesti bisa menjaga kondisi tubuh mereka.

"Kuncinya ya latihan dan istirahat yang cukup. Kalau nggak bisa ikuti program, kalau capek, bilang ke pelatih, saya nggak kuat. Nggak boleh maksa, kalau drop dan sakit nanti naikinnya lebih susah," ungkap Hendra yang ditemui di GOR Jaya Raya dalam situs resmi PBSI.

Hendra yang baru saja dihujani bonus sebesar Rp. 500 juta dari PB Jaya Raya, berharap prestasinya dan Ahsan terus stabil. Apalagi keduanya tengah mengincar tiket Olimpiade Tokyo 2020. Kejuaraan China Open 2019 BWF World Tour Super 1000 akan menjadi target terdekat Hendra/Ahsan.  

"Kami maunya stabil saja di tiap pertandingan. Targetnya (China Open) semifinal, yang realistis semifinal, nggak mau muluk-muluk," ucap Hendra.

Sementara itu, Hendra sendiri yang merupakan pemain kelahiran Pemalang, 25 Agustus 1984 ini menyatakan bahwa ia belum memikirkan untuk pensiun.

"Belum tahu, belum kepikiran kapan pensiun. Setelah olimpiade kalau masih mau dan masih bisa main ya main," pungkas Hendra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top