Mengintip Kekuatan Bulu Tangkis Jepang Menuju World Championships 2019

Menjelang Kejuaraan Dunia atau World Championships 2019, skuad bulu tangkis Jepang semakin pamer kekuatan.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 03 Agustus 2019  |  15:30 WIB
Mengintip Kekuatan Bulu Tangkis Jepang Menuju World Championships 2019
Pebulu tangkis Jepang Kento Momota - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Kejuaraan Dunia atau World Championships 2019, skuad bulu tangkis Jepang semakin pamer kekuatan.

Beberapa tahun terakhir, dominasi Negeri Sakura pada nomor ganda putri sudah terbukti. Berbagai turnamen mayor dan BWF World Tour Event dikuasai oleh para srikandi Jepang.

Pemeringkatan BWF World Rankings teranyar pada pekan ini menunjukkan tiga besar ganda putri dunia diisi oleh wakil-wakil Jepang. Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara bertengger di peringkat pertama, disusul oleh Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, dan peraih medali emas Olimpiade 2016 Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di peringkat ketiga.

Sesekali, ganda putri asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, dan ganda putri asal Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bisa mengusik para srikandi Jepang. Chen/Jia dan Greysia/Apriyani berturut-turut di peringkat keempat dan kelima.

Pada nomor tunggal putra, Jepang memiliki trio ‘Kento, Kenta, dan Kanta’. Namun, baru Kento Momota yang mampu bersaing di level atas.

Pekan ini, Momota masih mempertahankan status sebagai pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia. Adapun, Kenta Nishimoto berada di peringkat ke-11 dan Kanta Tsuneyama bercokol di peringkat ke-16.

Tak cukup memuncaki nomor ganda putri dan tunggal putra, Jepang melengkapinya dengan nomor tunggal putri. Adalah Akane Yamaguchi yang berhasil mengkudeta pemain Taiwan Tai Tzu Ying dari peringkat pertama dunia pada pekan ini.

Berdasarkan catatan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Tzu Ying telah menjadi pebulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia sejak Desember 2016. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu sempat dikudeta oleh Yamaguchi selama 2 minggu pada April 2018, tetapi balik ke posisi pertama sampai direbut kembali oleh orang yang sama.

Keberhasilan Yamaguchi tak terlepas dari performa apiknya di Indonesia Open dan Japan Open 2019. Di dua turnamen itu, Yamaguchi merebut juara, sementara Tzu Ying gagal melangkah ke babak final.

Ketika Jepang digdaya di tiga nomor, kekuatan tradisional bulu tangkis China dan Indonesia hanya kebagian masing-masing satu nomor. Indonesia perkara di nomor tunggal putra lewat Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon, sedangkan pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong asal China memuncaki nomor ganda campuran.

Di dua nomor itu pun Jepang masih bisa menempatkan wakil di tiga besar. Ganda putra Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan ganda campuran Yuta Watanabe/Arisa Higashino masing-masing bertengger di peringkat ketiga.

Meratanya kekuatan Jepang jelas menjadi ancaman bagi negara lain di World Championships 2019. Turnamen Grade-1 itu digelar di Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulu tangkis, jepang, bwf

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top