Kalah di Thailand Open 2019, Pelatih Soroti Motivasi Kevin/Marcus Jelang World Championships

PBSI akan menggenjot performa Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon agar tampil apik dalam World Championships 2019.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 03 Agustus 2019  |  09:20 WIB
Kalah di Thailand Open 2019, Pelatih Soroti Motivasi Kevin/Marcus Jelang World Championships
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon - badmintonindonesia.org

Bisnis.com, JAKARTA -- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI akan menggenjot performa Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon agar tampil apik dalam World Championships 2019.

Kevin/Marcus terpaksa angkat koper lebih cepat dari Thailand Open 2019 setelah ditundukkan oleh Hiroyuki Endo/Yuka Watanabe di babak perempat final, Jumat (2/7/2019). Padahal, Kevin/Marcus datang ke Bangkok dengan status juara beruntun di Indonesia Open dan Japan Open 2019.

Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi mengatakan anak asuhnya telah bermain dengan level tinggi sebelum berlaga di Thailand Open 2019. Akibatnya, Kevin/Marcus mengalami kelelahan.

Meski demikian, Herry meyakini kekalahan di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut tidak mempengaruhi persiapan Kevin/Marcus menjelang World Championships 2019. Tim pelatih akan mengenjot kembali performa peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut, baik dari aspek teknis maupun nonteknis.

“Kami akan memantau perkembangan fisik dan juga meninjau kekuatan mental dan motivasi mereka,” kata Herry sebagaimana dikutip dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Sabtu (3/8/2019).

World Championships 2019 akan berlangsung di Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus. Di turnamen Grade-1 itu, The Minions dipastikan menjadi unggulan pertama berbekal status ganda putra nomor satu dunia.

Sementara itu, kekalahan Kevin/Marcus memupus harapan Indonesia menjuarai nomor ganda putra Thailand Open 2019. Sebelumnya, pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Rian Ardianto lebih dahulu tersisih di babak awal.

Celakanya, dewi fortuna juga tidak berpihak kepada pemain Indonesia nomor lainnya. Tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito, tunggal putri Fitriani, dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu terhenti pula di perempat final.

Akibatnya, semifinal yang berlangsung Sabtu (3/8/2019) hari ini tidak diikuti oleh wakil skuad Merah Putih. Babak empat besar didominasi oleh pemain-pemain Jepang yang mengirimkan lima wakil, disusul China dengan empat wakil, dan tuan rumah Thailand serta Korea Selatan yang sama-sama menempatkan tiga wakil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
marcus/kevin, bulutangkis

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top