Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Japan Open 2019: Ganda Putra Pastikan Satu Tiket Perempat Final

Hasil Japan Open 2019: Ganda Putra Pastikan Satu Tiket di Perempat Final
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  16:30 WIB
Ganda putra, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia
Ganda putra, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Langkah Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon di Japan Open 2019 belum terhenti. Unggulan satu tersebut menang atas ganda China, He Ji Ting/Tan Qiang dengan dua set langsung 21-19 dan 21-12 dalam tempo 27 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Rabu (24/7/2019).

Di babak selanjutnya, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Kevin/Marcus wajib hati-hati dengan ganda asal Jepang ini karena mereka baru saja lolos ke babak semifinal Indonesia Open minggu lalu sebelum dihentikan Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan.

Hendra/Ahsan juga lolos ke babak kedua usai mengandaskan perlawanan ganda Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel dengan dua set langsung 21 16 dan 21-17.

Dengan kemenangan Hendra/Ahsan ini maka Indonesia sudah memastikan satu tiket ke babak perempat final karena The Daddies akan bertemu dengan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso di babak kedua.

Wahyu/Ade maju ke babak setelah menaklukkan Goh V Shem/Tan Wee Kiong dari Malaysia dengan skor 24-22, 21-10.

"Pertandingan memang ketat sekali di game pertama, sampai harus setting. Saat itu kami cuma berusaha untuk fokus. Kami sudah berapa kali mengalami ini dan jadi pelajaran buat kami, sering kalah waktu setting," ungkap Wahyu setelah pertandingan dalam situs resmi PBSI, Rabu (24/7/2019).

"Waktu setting tadi, saya coba flick service, biasanya saya nggak pernah flick service, Ade yang sering. Tapi kalau lagi kritis begini, harus bisa spekulasi dan lebih nekad saja," lanjutnya.

Ade menambahkan bahwa mereka berusaha untuk tidak memikirkan tekanan-tekanan saat adu setting di beberapa pertandingan di turnamen sebelumnya. Mereka lebih memilih untuk fokus ke pertandingan dan tidak ingin konsentrasi mereka terganggu.

"Trauma pasti ada, sekecil apapun pasti ada, karena sudah beberapa kali kalahnya dari setting. Cara mengatasinya main nekad saja dan fokus, mau bagaimana lagi, harus nekad tapi tetap kontrol mainnya," ujar Ade.

Wahyu/Ade mengatakan bahwa Goh/Tan masih menjadi ganda putra yang tak mudah untuk dikalahkan meskipun tak di puncak karier mereka. Goh/Tan memiliki pertahanan yang rapat dan smash keras, Wahyu/Ade pun berusaha untuk tidak mengarahkan shuttlecock ke atas demi menghindari serangan Goh/Tan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top