Kalah 2-3 dari Denmark, Indonesia Tetap Juara Grup di Sudirman Cup 2019

Poin Indonesia disumbangkan oleh pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  21:55 WIB
Kalah 2-3 dari Denmark, Indonesia Tetap Juara Grup di Sudirman Cup 2019
Mia Blichfeldt dan Fitriani bersalaman usai pertandingan yang dimenangi Mia dengan skor 21-13, 21-19. Denmark menang 3-2 atas Indonesia di babak penyisihan grup 1 B Piala Sudirman 2019. - badmintonindonesia.org

Bisnis.com, JAKARTA – Walaupun kalah melawan Denmark, Indonesia melaju ke perempat final sebagai juara grup 1 B Piala Sudirman 2019 (Sudirman Cup) yang diselenggarakan di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, 19-26 Mei 2019.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI, Denmark menang 3-2 atas Indonesia. Poin Indonesia disumbangkan oleh pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Pada pertandingan pertama ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan pasangan Mathias Christiansen/Sara Thygesen, dengan skor 17-21, 11-21.

Christiansen/Thygesen yang merupakan pasangan baru, memberikan perlawanan sengit kepada Hafiz/Gloria sejak awal permainan. Sempat unggul 11-7 di game pertama, Hafiz/Gloria terus tertinggal dalam perolehan angka di akhir permainan.

Pada game kedua, Christiansen/Thygesen semakin percaya diri, mereka tak memberi kesempatan pada pasangan Indonesia untuk mengembangkan permainan. Hafiz/Gloria yang tertinggal jauh 8-15, semakin sulit untuk mengejar, dan akhirnya harus menyerah dua game langsung dari Christiansen/Thygesen.

“Saya kurang puas dengan penampilan saya, biasanya saya dapat poin dari servis saya, tapi kali ini servis saya tidak seperti biasanya. Bola-bolanya ke Hafiz jadi tanggung dan menyusahkan, dan saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan juga lebih siap menunggu bola-bola dari kami,” ujar Gloria usai pertandingan, seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

ANTHONY GINTING

Indonesia semakin tertinggal setelah Anthony Sinisuka Ginting gagal mengatasi perlawanan Viktor Axelsen dengan skor 9-21, 16-21.

Axelsen seolah sudah membaca semua pergerakan Anthony dan mengontrol jalannya permainan. Anthony pun sulit mengembangkan permainannya dan tertinggal jauh, padahal ia sempat menyamakan kedudukan 13-13.

“Puji Tuhan tadi bisa melewati pertandingan melawan Denmark, meskipun bisa dibilang permainannya tidak memuaskan tapi bersyukur bisa melewati tanpa kendala atau cedera. Di awal permainan game  pertama sempat ketat, setelah itu gap poinnya jauh, saat kejar-kejaran itu dia lebih banyak main di depan net, jadi saya bisa dapat serangan dari netting,” kata Anthony soal pertandingan.

Pada pertandingan ketiga, pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menyumbangkan poin dan menjadikan kedudukan 2-1 setelah mengalahkan Mathias Boe/Kim Astrup dengan skor 22-20, 21-14.

Tertinggal 0-2 ternyata tak mempengaruhi penampilan Hendra/Ahsan. Meskipun sempat terjadi setting di game pertama, namun di game kedua Hendra/Ahsan bisa mengatasi kombinasi baru Denmark ini dengan baik.

“Kami fokus ke pertandingan kami sendiri, nggak mikirin yang sebelum-sebelumnya. Ini pertandingan pertama kami di sini, jadi awal-awal masih kurang enak mainnya,” kata Hendra setelah pertandingan.

DI pertandingan keempat, Indonesia yang menurunkan Fitriani harus mengakui keunggulan Denmark. Mia Blichfeldt menjadi penentu kemenangan tim Denmark atas Indonesia dengan mengunci poin ketiga. Blichfeldt mengalahkan Fitriani dengan permainan straight game, 21-13, 21-19.

Indonesia yang berambisi menjadi juara grup akhirnya bisa merealisasikannya setelah di pertandingan terakhir pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menumbangkan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen dengan skor 21-18 dan 21 13.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
piala sudirman

Sumber : badmintonindonesia.org

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top