Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil F1 GP Australia : Lewis Hamilton Lagi-lagi Nomor 2

Lewis Hamilton dibuat frustrasi di GP Australia pada Minggu (17/3/2019) setelah lagi-lagi hanya mampu finis runner-up, kali ini di belakang rekan satu timnya di Mercedes, Valtteri Bottas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2019  |  23:46 WIB
Pembalap Mercedes Valtteri Bottas (kedua kiri) merayakan kemenangan di Grand Prix F1 Australia di Sirkuit Grand Prix Albert Park di Melbourne, Australia, pada Minggu (17/3/2019). - Reuters
Pembalap Mercedes Valtteri Bottas (kedua kiri) merayakan kemenangan di Grand Prix F1 Australia di Sirkuit Grand Prix Albert Park di Melbourne, Australia, pada Minggu (17/3/2019). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Lewis Hamilton dibuat frustrasi di GP Australia pada Minggu (17/3/2019) setelah lagi-lagi hanya mampu finis runner-up, kali ini di belakang rekan satu timnya di Mercedes, Valtteri Bottas.

Pembalap asal Inggris itu memiliki catatan rekor delapan kali start dari pole position di balapan yang digelar di Albert Park itu, namun Bottas yang start dari P2 mampu melesat ke depan memimpin balapan sebelum tikungan pertama.

Hamilton lebih awal masuk ke pit untuk mengganti ban dari kompon lunak ke medium setelah tak lama rival utamanya dari Ferrari Sebastian Vettel terlebih dahulu melakukan pit stop.

Sementara Bottas bertahan menggunakan ban kompon lunak untuk memperjauh jarak di depan.

Ditempel ketat oleh pebalap Red Bull Max Verstappen di tempat ketiga, Hamilton mengeluh kepada tim dan khawatir jika ban yang dia gunakan tidak akan bertahan hingga akhir balapan yang berpengaruh terhadap handling mobilnya.

Kemudian juara dunia lima kali itu mendapati bahwa ada bagian dasar mobil yang hilang yang mempengaruhi keseimbangan mobilnya, walaupun mampu bertahan di P2 hingga akhir balapan.

Mercedes meraih poin maksimal, tapi Hamilton harus puas finis kedua selama 3 tahun berturut-turut di Melbourne. Dua musim sebelumnya, dia finis di belakang Vettel.

Statistik menunjukkan bahwa Hamilton memenangi dua kali GP Australia dari rekor delapan pole position, yaitu di 2008 dan 2015.

"Jelas strateginya tidak ideal di skenario yang aku miliki," kata Hamilton soal pergantian ban di awal. "Dengan apa yang aku alami, aku kira aku melakukan pekerjaan yang cukup baik. Tapi jelas di start, aku kehilangan cukup banyak."

Namun, kepala tim Mercedes Toto Wolff mengaku membuat keputusan yang benar terkait pit awal Hamilton. "Tidak, aku kira itu bukan lah kesalahan karena kami bisa saja berakhir di belakang Vettel," kata Wolff.

"Aku tidak tahu kenapa mereka (Vettel) melakukan pit sangat awal. Itu membuat tekanan bagi kami, kami harus menanggulangi undercut itu," kata Wolff.

Mercedes memiliki kecepatan yang cukup untuk menyingkirkan Ferrari dari persaingan hari itu.

Duo pebalap Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc hanya mampu finis ke empat dan lima dengan selisih waktu lebih dari 57 detik dari juara lomba.

"Kami terkejut memiliki kecepatan yang bagus seperti itu dan kami kaget bahwa mereka tidak memiliki kecepatan sama sekali," kata Wolff.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

f1 lewis hamilton

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top