Liliyana Pensiun Usai Final Indonesia Masters, Pelatih Optimis Masih Banyak Bakat Bagus

Liliyana Pensiun Usai Final Indonesia Masters, Pelatih Sebut Masih Banyak Bakat Bagus
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  00:50 WIB
Liliyana Pensiun Usai Final Indonesia Masters, Pelatih Optimis Masih Banyak Bakat Bagus
Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau akrab disapa Owi/Butet, kalah pada laga final turnamen Indonesia Masters 2019 setelah kalah dari ganda campuran China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih sektor ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Richard Mainaky mengaku melihat potensi atlet-atlet junior sebagai pengganti Liliyana Natsir yang dapat diandalkan dalam berbagai kejuaraan internasional.

"Pemain muda itu tidak seluruhnya bisa menjadi pengganti Butet (sapaan Liliyana Natsir), tapi saya lihat dari permainan individu ada banyak pemain yang berubah dan ada kemajuan," kata Richard selepas pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Pasangan atlet Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah dalam tiga gim 21-19, 19-21, 16-21 selama 56 menit dari ganda China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong turnamen tingkat dalam turnamen tingkat Super 500 itu.

"Ada banyak bakat pada generasi di bawah. Tapi, mereka perlu dibentuk. Perilaku mereka juga perlu dibentuk. Setiap pemain punya karakter dan ciri yang berbeda. Ada yang mendekati Butet, seperti Melati ataupun Gloria," kata pelatih yang telah 23 tahun mengabdi di pelatnas PBSI itu.

Richard juga mengindikasikan peluang untuk mengambil pemain-pemain ganda putri untuk menjadi pemain ganda campuran sebagaimana pernah dilakukannya terhadap Butet.

"Dulu Butet, Vita Marissa, dan Debby Susanto juga dari ganda putri. Tapi kalau ambil dari ganda putri, saya harus melihat perkembangannya. Saya lebih memaksimalkan atlet-atlet yang sudah di ganda campuran," katanya.

Selepas Butet pensiun, Richard akan memasangkan Tontowi Ahmad dengan atlet putri Winny Oktavina Kandow karena pemain putri ganda campuran lain sudah masuk kualifikasi Olimpiade.

"Gloria sudah bersama Hafiz dan Melati sudah bersama Praveen. Kedua pasangan itu sudah masuk 16 besar. Kalau diganti, kami harus mulai lagi dari peringkat bawah. Padahal kami harus mengejar poin Olimpiade. Saya fokuskan Owi dan Winny untuk mencari peringkat setinggi-tingginya," katanya.

Richard telah menyampaikan pesan kepada Owi agar fokus pada tugas berikutnya sebagai pasangan Winny. "Saya bilang ke Owi untuk tidak memikirkan hasil pertandingan terakhir tadi. Dia harus fokus dan kerja keras lagi karena memulai dari peringkat bawah," katanya.

Pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mempersembahkan perlawanan ketat menghadapi pasangan China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu sebagai penampilan terakhir pasangan atlet itu.

Indonesia Masters 2019 menjadi penampilan terakhir Butet yang berusia 33 tahun sebelum pensiun dan memfokuskan diri pada bisnis yang digelutinya sejak 2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top