Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tantang Mercedes & Ferrari, Red Bull Berbenah

Musim balapan 2018 menjadi kali pertama bagi Red Bull Racing memenangi empat balapan, rekor terbaiknya sejak era mesin hybrid diperkenalkan pada 2014.
Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen ketika tampil sebagai juara F1 GP Spanyol 2016/Reuters-Juan Medina
Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen ketika tampil sebagai juara F1 GP Spanyol 2016/Reuters-Juan Medina

Bisnis.com, JAKARTA – Musim balapan 2018 menjadi kali pertama bagi Red Bull Racing memenangi empat balapan, rekor terbaiknya sejak era mesin hybrid diperkenalkan pada 2014.

Namun, hasil itu tidak terlalu meyakinkan bagi tim untuk meneruskan kerja sama mereka dengan Renault sebagai pemasok mesin, dan mempertahankan Daniel Ricciardo bersama mereka.

Sang pebalap Australia itu ketika libur musim panas tahun lalu mengumumkan akan meninggalkan Red Bull pada akhir musim untuk membalap bersama Renault pada 2019.

Setelah dihantui isu reliabilitas, Red Bull akan menggunakan mesin Honda musim depan, dan dengan demikian mengakhiri 12 tahun kemitraan mereka dengan Renault.

Kemitraan yang pernah dominan itu akhir-akhir ini diwarnai dengan kekecewaan Red Bull karena di era mesin V6 turbo hybrid mesin Renault kekurangan tenaga dan tidak lebih tahan banting dibandingkan dengan mesin Mercedes dan Ferrari.

Kemitraan Renault dan Red Bull telah membawa mereka memenangi 59 balapan dengan 160 podium, 60 pole position, 60 lap tercepat dan delapan kejuaraan dunia, empat di antaranya diraih Sebastian Vettel di 2010-2013.

"Ketika satu babak usai, babak yang lain terbuka dan kami sangat menantikan musim 2019," kata bos Red Bull, Christian Horner.

Empat kemenangan dari 21 balapan belum mampu menempatkan Red Bull sebagai kompetitor utama tahun lalu.

Akan tetapi, fakta bahwa Red Bull merupakan satu dari hanya ada tiga tim yang pernah menjuarai balapan di lima musim terakhir F1 selain Mercedes dan Ferrari cukup impresif bagi tim bermarkas di Inggris itu.

"Jelas kami memiliki sebuah mobil yang fantastis tahun ini. RB14 memiliki sasis terkuat di F1 tahun ini," kata Horner selaku pemimpin tim Red Bull kepada laman Formula1.

Kalau memperhitungkan defisit tenaga yang mereka miliki tahun lalu, dan pencapaian yang mereka raih berupa empat kemenangan, itu sangatlah impresif.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler