PUPR Mulai Bangun Arena Aquatic PON XX Papua

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai pembangunan Arena Aquatic yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua pada 2020 senilai Rp401,29 miliar.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 08 Desember 2018  |  15:38 WIB
PUPR Mulai Bangun Arena Aquatic PON XX Papua
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memberikan materi pada forum Tri Hita Kirana (THK) dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) di area penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018). - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai pembangunan Arena Aquatic yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua pada 2020 senilai Rp401,29 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut mulainya pembangunan, ditandai oleh penandatanganan kontrak kerja sama antara Kementerian PUPR melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan, Ditjen Cipta Karya dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Basuki menyebut pembangunan infrastruktur untuk mendukung PON XX di Papua, harus diperhatikan secara detail mulai dari desain hingga pembangunannya. Salah satunya yang dibangun Kementerian PUPR adalah Arena Aquatic. 

Kontrak pembangunannya sebesar Rp401,29 miliar, yang dibangun di wilayah Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Arena Aquatic dilengkapi fasilitas pool system sesuai standar Fédération Internationale de Natation (FINA) yang merupakan induk organisasi internasional olahraga renang. Pembangunan diharapkan akan selesai pada April 2020. 

Direktur Bina Penataan Bangunan, Iwan Suprijanto menyatakan penandatangan itu berlangsung di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, pada Rabu (5/12/18) lalu.

Iwan mengatakan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No.10/2017 terkait penyelenggaraan PON XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI tahun 2020 di Papua, Kementerian PUPR diberikan amanat membangun empat venue, yaitu Istora, Aquatic, Cricket, dan Hoki. 

“Sebelumnya sudah dilaksanakan penandatanganan kontrak pembangunan venue Istora Papua pada November 2018 lalu,” kata Iwan melalui siaran pers, Sabtu (8/12/2018).

Terkait terjadinya peristiwa penembakan pekerja Jembatan Yigi dan Aorak di Kabupaten Nduga, Papua, pihak kontraktor diminta meningkatkan kordinasi dengan pihak keamanan. 

“Kesiapan ditingkatkan termasuk pengamanan yang memadai, mulai dari kordinasi lintas sektoral dengan Kementerian/lembaga. Kontraktor pelaksana bekerja optimal agar selesai tepat waktu,” tambah Iwan.

Sejumlah fasilitas akan melengkapi venue ini di antaranya lighting meliputi sports dan area floodlighting dengan standar field of play (FOP), timing system, master clock dengan di lantai 1, lantai 2, dan scoring board. Arena Aquatic juga akan  dilengkapi fasilitas tata suara dan tata udara, CCTV, dan tribun penonton. 

Ada juga fasilitas tambahan seperti penataan kawasan untuk parkir, landscape, drainase, dan bangunan penunjang disesuaikan dengan batas kawasan.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, PON 2020

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top