Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Badan Anti-Doping Dunia Akan Periksa Lagi Rusada

Badan Anti-Doping Dunia (WADA) akan mengaudit badan anti-doping Rusia, Rusada, pada Desember untuk mengeceknya apakah tetap patuh menyusul pemulihan statusnya bulan lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Oktober 2018  |  22:34 WIB
Kantor pusat Lembaga Anti-Doping Dunia (WADA) di Montreal, Kanada. - Reuters/Christinne Muschi
Kantor pusat Lembaga Anti-Doping Dunia (WADA) di Montreal, Kanada. - Reuters/Christinne Muschi

Bisnis.com, MOSKWA – Badan Anti-Doping Dunia (WADA) akan mengaudit badan anti-doping Rusia, Rusada, pada Desember untuk mengeceknya apakah tetap patuh menyusul pemulihan statusnya bulan lalu.

Rusada diskors pada 2015 setelah sebuah laporan yang ditugaskan WADA yang menggarisbawahi bukti doping besar-besaran yang sistematis dan sistematis di atletik Rusia, tuduhan yang dibantah oleh Moskwa.

WADA menerima kembali Rusada bulan lalu, memicu kemarahan badan olahraga di seluruh dunia, tetapi mengatakan kegagalan untuk memungkinkan akses ke sampel urine yang disimpan di laboratorium anti-doping Moskwa pada akhir tahun ini akan menyebabkan larangan baru.

WADA mengatakan dalam sebuah pernyataan akan melakukan audit kepatuhan tindak lanjut dari Rusada yang berbasis di Moskwa pada 11 – 12 Desember.

Federasi atletik Rusia, yang tetap ditangguhkan atas laporan pada 2015, bulan lalu mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) terhadap keputusan oleh badan atletik global IAAF untuk memperpanjang penangguhannya.

Status federasi atletik Rusia akan dibahas pada pertemuan Dewan IAAF berikutnya di Monako pada Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia doping

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top