Perjuangan Atlet Para Games Dikagumi Siswa Sekolah Spectrum

Perjuangan atlet para games, yang dikenal sebagai para Inspirasi, peserta Asian Para Games 2018 dikagumi siswa-siswi Sekolah Spectrum Bintaro, Tangerang Selatan.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 10 Oktober 2018 11:20 WIB
Siswa-Siswi berkebutuhan khusus Sekolah Spectrum, Tangerang Selatan, datang menonton pertandingan Asian Para Games 2018 bersama para orangtua dan pendamping mereka. - Istimewa/Inapgoc

Bisnis.com, JAKARTA - Perjuangan atlet para games, yang dikenal sebagai para Inspirasi, peserta Asian Para Games 2018 dikagumi siswa-siswi Sekolah Spectrum Bintaro, Tangerang Selatan.

Sekolah Spectrum adalah sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus mulai dari disabilitas intelektual hingga fisik.

Enam anak beserta orang tua dan pendamping merasa bahagia bisa datang dan menonton langsung pertandingan para Inspirasi di laga Asian Para Games 2018.

Novita Mutiara Syarif, orang tua murid yang ikut mendampingi rombongan, menjelaskan kehadiran rombongan pelajar Sekolah Spectrum di arena Asian Para Games. Selain karena kegiatan sekolah sedang diliburkan, mereka juga ingin ikut dalam euforia Asian Para Games Ke-3 ini.

Para siswa pun tampak antusias menyaksikan lomba. Rona gembira terlihat sangat jelas dari M. Pandu Radiansyah serta pelajar lainnya ketika ditemui di pintu 5 Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Kami baru sempat datang hari ini, karena kebetulan sekolah diliburkan. Jadi beberapa siswa dan orangtua sengaja janjian khusus untuk ke sini," tutur Novita seperti dikutip Bisnis dari keterangan resmi Inapgoc, Rabu (10/10/2018) pagi.

Mereka berkesempatan menonton pertandingan badminton di Istora, saat tim Indonesia bertanding kontra Vietnam dan China.

Novita menuturkan bahwa anak-anak ikut berteriak menggelorakan Indonesia dan merasakan atmosfer dukungan dari penonton lain untuk atlet yang tengah berjuang. Dia merasa mendapat pengalaman yang berbeda dengan kompetisi olahraga pada umumnya.

"Kita melihat dari sisi yang berbeda, yaitu kemampuan para atlet dengan berbagai keterbatasan tapi tetap menjadikannya sebagai suatu kelebihan," katanya.

Selain ingin menyaksikan  pertandingan, Novita dan orang tua murid lainnya mengajak anak-anak mereka ke lokasi lomba untuk belajar menggunakan fasilitas umum ramah disabilitas yang tersedia seperti transportasi serta trotoar.

Novi merasakan bahwa fasilitas yang ada di Kompleks Gelora Bung Karno sudah cukup mengakomodasi penyandang disabilitas.

"Bagi kami fasilitas untuk disabilitasnya oke oke aja kok," ungkapnya.

Novita menambahkan rombongannya berencana kembali lagi dan menonton berbagai pertandingan besok untuk menunjukkan dukungan penuhnya terhadap atlet-atlet hebat di Asian Para Games 2018.

Tag : disabilitas, Asian Para Games
Editor : Saeno
Top