Asian Para Games 2018: Muhammad Fadli Puas Lampaui Target Latihan

Meski harus puas dengan medali perak, Muhammad Fadli Immamuddin mengaku hasil yang diraihnya telah melampaui target yang ditetapkannya selama latihan.
Muhammad Ridwan | 08 Oktober 2018 16:40 WIB
Asian Para Games 2018 - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Meski harus puas dengan medali perak, Muhammad Fadli Immamuddin mengaku hasil yang diraihnya telah melampaui target yang ditetapkannya selama latihan.

Muhammad Fadli, Ipal sapaan akrabnya, turun di cabang olahraga para cycling dengan nomor time trial putra C4, Ipal berhasil mengenglungkan medali perak di lehernya di Sirkuit Internasional Sentul, Senin (8/10/2018) dengan catatan waktu 28 menit 21 detik.

"Saya sudah puas dengan sekarang karena hasil ini 105% dari latihan. Naik, jadi sesuai target saya selama saya latihan kerja keras tapi seperti kondisi sekarang di atas waktu latihan saya. Kalau memang kalah, berarti saya harus berlatih lagi," ucap Ipal usai bertanding, Senin (8/10/2018).

Mantan pebalap motor Asia Road Race Championship ini sangat senang untuk bisa kembali turun ke trek Sirkuit Internasional Sentul, walaupun menunggangi kendaraan yang berbeda saat ini.

Ajang Asian Para Games memberikannya kesempatan kembali untuk menyalurkan hasratnya untuk balapan, ia menyambut baik kesempatan yang diberikannya, ia mengaku turun sebagai pebalap sepeda kini menjadi tantangan baru baginya.


"Sangat senang jadi memang momentum APG ini, membawa kesempatan kedua saya di balapan, jadi ini tantangan baru buat saya untuk lebih menguasai aturan power dalam diri saya.

Ipal mengakui untuk membalap dengan sepeda tidak semudah yang dibayangkannya, butuh waktu hingga dua tahun setelah kaki kirinya diamputasi.

Ia menuturkan, dorongan dari keluarga dan dokter membuatnya tidak kehilangan semangat untuk selalu berprestasi. Tidak ada kata pesimis dalam kamusnya, semangat itu akan selalu ada sampai kakinya kuat mengayuh sepedanya.

"Gak gampang ya, walaupun amputasi dua tahun lalu, mungkin orang melihatnya cepat banget. Tapi buat saya itu waktu yang lama, karena dalam dua tahun itu saya latihan intensif, masih bisa improve lah sampai kapan? sampai semangat saya habis, sampai saya tidak kuat lagi," tuturnya.

 

Tag : Asian Para Games
Editor : Sutarno
Top