Gempa Sulteng: Kemendikbud Upayakan Proses Belajar Segera Dimulai

Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan kegiatan belajar mengajar pasca gempa di Provinsi Sulawesi Tengah akan segera dimulai.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 08 Oktober 2018 06:02 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan kegiatan belajar mengajar pasca gempa di Provinsi Sulawesi Tengah akan segera dimulai.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menegaskan akan segera mendata baik siswa, guru, sarana prasarana maupun fasilitas pendidikan yang terdampak gempa bermagnitudo 7,4 skala Richter tersebut.

Selain itu, Kemendikbud juga akan membangun sekolah darurat dalam rangka mempercepat normalisasi proses belajar agar segera berjalan.

“Bersamaan dengan pendataan, kita upayakan segera ada kelas darurat, bisa berupa tenda yang sudah dimiliki Kemendikbud dengan standar UNICEF. Kalau terbatas kita akan buat sekolah darurat yang bisa menampung siswa dan modelnya sudah ada,” ungkap Muhadjir seperti yang Bisnis kutip dari keterangan resmi Kemendikbud, Minggu sore (7/10/2018).

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini juga berharap masyarakat bersama sekolah mau bergotong royong membangun kelas darurat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang berasal dari lingkungan sekitar.

“Sudah kita siapkan anggaran dari Kemendikbud dan modelnya sudah ada seperti yang kita lakukan di Lombok, dengan modal Rp30 juta, sudah bisa 6 kelas. Bahannya tidak beli, hanya atapnya terpal dari Jakarta. Itu bisa bertahan sampai satu tahun, termasuk bantuan pelaksanaanya,” papar Muhadjir.

Sedangkan untuk kebijakan jangka panjangnya, Kemendikbud akan mengadakan relokasi sekolah-sekolah yang sudah tidak dapat digunakan dan sekaligus menerapkan kebijakan zonasi sekolah yang saat ini sudah berjalan.

Tag : Gempa Palu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Top