Asian Para Games 2018: Meski Tunduk dari Myanmar, Tim Voli Putra Indonesia Tetap Dimotivasi Menpora

Tim voli duduk putra Indonesia harus mengakui keunggulan Myanmar 3-0 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/10/2018).Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pun memberikan suntikan dan dorongan semangat.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 07 Oktober 2018 20:34 WIB
Asian Para Games 2018 - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Tim voli duduk putra Indonesia harus mengakui keunggulan Myanmar 3-0 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pun memberikan suntikan dan dorongan semangat. Imam mengatakan esensi pertandingan adalah menang atau kalah. Baginya yang terpenting adalah bahwa ke depan tim voli duduk putra Indonesia mampu bangkit untuk menjaga peluang ke fase gugur.

"Ini pengalaman pertama. Besok masih ada dua pertandingan. Jadi harus lebih semangat dan maksimal lagi. Ini juga menjadi challenge kita," kata Imam usai menyaksikan pertandingan tim voli duduk putra seperti yang Bisnis kutip dari keterangan resmi Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Minggu sore, (7/10/2018).

Gelaran Asian Para Games 2018 sendiri menjadi ajang debut bagi tim voli duduk putra Indonesia dalam bersaing di level Asia.

Imam pun meminta kepada para atlet untuk tidak patah semangat jelang pertandingan berikutnya.

"Yang penting spiritnya, mentalnya sekaligus kekompakannya harus dibangun sedemikian rupa. Tadi saya lihat sudah bersaing dengan Myanmar," ungkapnya tenang.

Selain memompa motivasi tim putra, Imam percaya bahwa medali emas akan hadir pada cabang voli duduk, baik dari putra maupun putri.

Sebagai informasi, setelah takluk di tangan Myanmar, tim voli duduk putra Indonesia akan kembali menghadapi dua laga genting, yakni melawan Irak dan Kazakhstan pada penyisihan Grup A.

Tag : Asian Para Games
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top