Asian Para Games 2018: Ni Nengah Widiasih Minta Maaf tak bisa Sumbang Medali Emas

Atlet Para Angkat Beban, Ni Nengah Widiasih meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena belum bisa meraih medali emas pada pertandingan kelas 41 kg di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 07 Oktober 2018 15:47 WIB
Ni Nengah Widiasih, atlet Para Angkat Beban perih medali perak di kelas 41 kg Asian Para Games 2018

Bisnis.com, JAKARTA - Atlet Para Angkat Beban, Ni Nengah Widiasih meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena belum bisa meraih medali emas pada pertandingan kelas 41 kg di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

"Terima kasih kepada Indonesia supportnya luar biasa hari ini, tapi saya mohon maaf saya belum bisa memberikan medali emas untuk Indonesia. Hanya medali perak yang bisa saya persembahkan hari ini, tapi percayalah saya sudah berusaha semaksimal mungkin, Tuhan hanya mengizinkan hari ini medali perak untuk saya," tutur Nengah usai bertanding di Mixed Zone Balai Sudirman Minggu (7/10/2018)..

Nengah mengatakan kedua merasa sedih dengan pencapaiannya hari ini namun dia sadar bahwa apapun hasil yang dia raih merupakan hasil terbaik dari Tuhan yang diberikan kepadanya.

Nengah sendiri berhasil menjadi juara dua dalam kompetisi para angkat bebas Asian Para Games ke 3 dengan beban angkat seberat 97 kg.

Dia didiskualifikasi pada angkatan kedua dan ketiga ketika mencoba mengangkat beban seberat 101 kg.

"Angkatan terbaik saya tadi 97 kg, karena diangkatan kedua dan terakhir saya di diskualifukasi enggak tahu kenapa, saya merasa di angkatan ketiga sudah bagus, sempat percaya diri kalau saya bakalah bisa lebih dari ini tapi itu telah menjadi keputusan dewan wasit yang harus kita hormati dan
harus kita terima bersama," tuturnya.

Nengah berjanji dia tidak akan menyerah dan terus berusaha untuk memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia pada pertandingan-pertandingan menuju Paralimpiade Tokyo 2020.

"Saya janji akan memberikan yang terbaik lagi untuk indonesia karena masih ada banyak pertandingan lagi yang akan saya ikuti, untuk kualifikasi [Paralimpiade] Tokyo 2020, dan tahun depan saya ada World Championship di Astana, Kazakhstan dan semoga besok-besok saya bisa lebih baik lagi," tandasnya.

Tag : Asian Para Games
Editor : Sutarno
Top