Atlet Indonesia Siap Berjuang di Youth Olympic Games 2018

Saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, sebagian atlet Indonesia juga tengah berjuang menampilkan performa terbaik di Youth Olympic Games 2018 yang digelar di Buenos Aires, Argentina.
JIBI | 07 Oktober 2018 10:24 WIB
Cincin Olimpiade diangkat ke udara oleh crane, dikelilingi para aktor yang menari di sekitarnya, dalam upacara pembukaan Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina, Sabtu (6/10). - IOC via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, sebagian atlet Indonesia juga tengah berjuang menampilkan performa terbaik di Youth Olympic Games 2018 yang digelar di Buenos Aires, Argentina.

Sesuai namanya, ajang olahraga ini ditujukan bagi remaja berusia 14-18 tahun. Olimpiade ini berlangsung pada 6-18 Oktober 2018 dan mempertandingkan 32 cabang olahraga dengan 241 nomor.

Youth Olympic Games (YOG) 2018 dibuka secara resmi oleh President of International Olympic Comittee (IOC) Thomas Bach, Sabtu (6/10) waktu setempat.

Acara pembukaan ditandai dengan penyalaan kembang api dan lantunan musik-musik khas Amerika Latin. Tim Indonesia yang berjumlah sekitar 30 orang, terdiri dari atlet dan ofisial, mengikuti parade yang diikuti sekitar 200 negara peserta.

Berbagai budaya bercampur baur dan melebur untuk menjadi semangat kebersamaan pada malam pembukaan. 
 
Para pemuda yang menjadi peserta ajang ini diharapkan dapat menjadi penerus kejayaan olahraga di masing-masing negara. Salah satu alumnus YOG dari Indonesia adalah Anthony Sinisuka Ginting. 

Chef de Mission Indonesia Dito Ario Tejo berharap doa dari masyarakat Indonesia agar para atlet Tanah Air bisa menampilkan performa terbaik masing-masing.

"Besok [hari ini] akan ada dua cabang olahraga yang diikuti Indonesia dalam babak kualifikasi, yaitu menembak dan badminton women," ungkapnya seperti dilansir Tempo, Minggu (7/10).

Fadli Amri selaku koordinator humas tim Indonesia menambahkan keindahan Argentina dapat menular kepada keindahan penyelenggaraan acara dan Indonesia bisa membawa pulang medali. 

Selain ikut menjadi peserta, Indonesia juga berhasil menorehkan prestasi tersendiri di luar lapangan. Muhamad Farid Husen, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) angkatan 2018, berhasil membuat desain yang terpilih untuk dijadikan medali yang digunakan dalam YOG 2018. 

Sumber : Tempo

Tag : olimpiade
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top