Asian Para Games 2018: Yuk Kenalan dengan 18 Cabang Olahraga dan Venue Pertandingannya (Bagian II)

Setelah sebelumnya kita sudah membahas enam cabor mulai Anggar Kursi Roda - Catur, Bisnis akan membahas enam cabor lainnya yang akan berlaga di Asian Para Games ke 3.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 06 Oktober 2018 19:06 WIB
Pertunjukan sebelum pembukaan Asian Para Games 2018. - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Pekan Olahraga disabilitas terbesar se Asia, Asian Para Games 2018 akan resmi dibuka malam ini.

Ada 18 cabang olahraga yang dipertandingan bagi Para Inspirasi yang hadir dari 42 negara asia.

Setelah sebelumnya kita sudah membahas enam cabor mulai Anggar Kursi Roda - Catur, Bisnis akan membahas enam cabor lainnya yang akan berlaga di Asian Para Games ke 3;

1. Goalball

Goalball adalah olahraga yang dimainkan khusus oleh atlet dengan daya penglihatan buruk atau tunanetra.

Olahraga ini ditemukan pada 1946 untuk membantu merehabilitasi para veteran yang kehilangan penglihatan mereka saat Perang Dunia II.

Pada ajang Asian Para Games 2018, goalball menjadi cabang olahraga baru bagi Indonesia.

Anda dapat melihat pertandingan goalball di Balai Kartini pada Minggu, 7 Oktober hingga 12 Oktober secara gratis dengan sistem 'first come, first serve'.

2. Judo

Cabang olahraga para judo dipertandingkan untuk pertama kalinya pada kategori pria di ajang Paralimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan sedangkan para judo untuk kategori wanita baru dilombakan pada Paralimpiade 2004 di Athena, Yunani.

Hanya atlet dengan gangguan penglihatan yang memenuhi syarat yang diperbolehkan bertanding di cabang olahraga para judo.

Di Asian Para Games 2018, terdapat 3 kelas berat badan yang dipertandingkan pada kelompok pria: -90 kg, -100 kg dan +100 kg, sedangkan untuk wanita terbagi atas dua kelas berat badan: -70 kg, +70 kg.

Anda Anda dapat melihat pertandingan judo di JIEXPO Kemayoran Grand Ballroom pada Senin, 8 Oktober hingga 11 Oktober secara gratis dengan sistem 'first come, first serve'.

3. Lawn Ball

Olahraga ini mulai dimainkan di Inggris pada abad ke-13. Cabang olahraga lawn ball dilombakan untuk atlet dengan cerebral palsy (lumpuh otak) dan daya penglihatan buruk dimana olahraga ini diperkenalkan pertama kali pada Paralimpiade 1984.

Ada delapan nomor dengan tiga kategori (pria tunggal, wanita tunggal, dan ganda campuran) yang akan dipertandingkan untuk cabang olahraga lawn ball di Asian Para Games 2018.

Anda Anda dapat melihat pertandingan lawn ball di GBK Hockey Field, pada Minggu, 7 Oktober hingga 12 Oktober dengan membeli tiket di Loket.com.

4. Panahan

Panahan diperkenalkan sebagai olahraga Paralimpiade pada 1960 di Roma. Permainan cabang olaharaga panahan untuk Para Inspirasi tidak terlalu berbeda dengan panahan umum.

Perbedaannya adalah atlet dibagi menjadi dua kategori yakni panahan nomor berdiri dan atlet panahan nomor kursi roda.

Adapun kategori panahan yang dipertandingkan yaitu;

1) Recurve Open untuk kategori pria
2) Recurve Open untuk kategori wanita
3) Compound Open untuk kategori pria
4) Compound Open untuk kategori pria
5) W1 untuk kategori pria
6) W1 untuk kategori wanita
7) Kategori regu campuran: Recurve, Compound and W1

Anda Anda dapat melihat pertandingan para panahan di Gelora Bung Karno - Archery Field, pada Minggu, 7 Oktober hingga Kamis, 11 Oktober dengan membeli tiket di Loket.com.

5. Para Atletik

Cabang olahraga para atletik telah menjadi bagian dari Paralimpiade sejak tahun 1960. Dalam cabang olahraga ini, atlet disabilitas bertanding sesuai dengan kategori fisik masing-masing di setiap pertandingannya.

Atlet para atletik bisa menggunakan kursi roda, alat bantu buatan yang menyerupai bentuk bagian tubuh (prosthesis), dan bagi atlet dengan gangguan penglihatan akan menerima panduan dari pemandu.

Kategori olahraga yang dipertandingkan dalam para atletik adalah;

1) Track events: Sprint (100m, 200m, 400m), Middle distance (800m, 1,500m), long distance (5,000m, 10,000m), relay races (4x100m, 4x400m)
2) Road event: marathon
3) Field events: high jump, long jump, triple jump, discus, shot put, javelin
4) Combined events: pentathlon

Anda Anda dapat melihat pertandingan para atletik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Senin, 8 Oktober hingga Jumat, 12 Oktober dengan membeli tiket di Loket.com.

6. Para Angkat Besi

Cabang olahraga para angkat besi terbuka bagi atlet dengan delapan kelainan fisik yang memenuhi syarat, yaitu gangguan kekuatan otot, gangguan pergerakan pasif, defisiensi ekstremitas, perbedaan panjang kaki, perawakan pendek, hypertonia, ataksia, dan athetosis dengan kisaran cacat fisik termasuk juga cerebral palsy, cidera syaraf tulang belakang, amputasi kaki bagian bawah, dan poliomyelitis.

Ada 11 kelas untuk pria dan 10 kelas untuk wanita. Kelas pria terbagi menjadi 49 kg, 54 kg, 59 kg, 65 kg, 72 kg, 80 kg, 88 kg, 97 kg, 107 kg, +107 kg.

Kelas wanita terbagi menjadi 41 kg, 45 kg, 50 kg, 55 kg, 61 kg, 67 kg, 73 kg, 79 kg, 86 kg, +86 kg.

Anda Anda dapat melihat pertandingan para angkat besi di Balai Sudirman, pada Minggu, 7 Oktober hingga Jumat, 12 Oktober 2018 secara gratis dengan sistem 'first come, first serve'.

Sumber : https://asianparagames2018.id/sports/

Tag : Asian Para Games
Editor : Miftahul Ulum
Top