Begini Suasana Kompleks GBK & Istora Senayan Jelang Pembukaan Asian Para Games 2018

Kursi-kursi penonton terlihat masih sepi, kemungkinan karena acara pembukaan pekan olahraga disabilitas terbesar se-Asia ini baru dibuka nanti malam.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 06 Oktober 2018 14:07 WIB
Suasana di GBK jelang acara pembukaan pekan olahraga disabilitas terbesar se-Asia nanti malam..(Nur Faizah - Bisnis)

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini (6/10/2018) cabang olahraga para bulu tangkis mulai dipertandingkan.

Indonesia berhasil unggul dan berhasil maju ke babak semifinal pada nomor beregu putra. Di mana Fredy Setiawan yang turun di nomor tunggal putra berhasil mengalahkan para inspirasi asal Hongkong, Yan Ping Patric dengan total skor 2-0.

Selain itu, Hafidz Briliansyah Prawiranegara dan Hary Susanti yang turun di nomor ganda putra juga berhasil mengalahkan lawan mereka Siu Keung Chu dan Tak Kwan Lam dengan total skor 2-0.

Namun sayangnya pada nomor perorangan, ganda campuran Indonesia, Supriadi dan Sri Maryati terpaksa takluk terhadap lawan mereka, para inspirasi ganda campuran asal negeri gingseng, Lee Dong Seop dan Lee Sun Ae dengan total skor 2-0.

Sejak pertandingan dimulai, tak henti-hentinya para penonton yang hadir di Istora meneriakkan yel-yel penyemangat bagi para atlet.

Pantauan Bisnis, kursi-kursi penonton terlihat masih sepi, kemungkinan karena acara pembukaan pekan olahraga disabilitas terbesar se-Asia ini baru dibuka nanti malam.

Namun, suara mereka tetap terdengar menggelegar sehingga membuat para atlet yang sedang bertanding berusaha keras untuk menampilkan permainan terbaik mereka.

Ditemui usai pertandingan, Hafidz mengatakan bahwa kehadiran para penonton membuatnya semakin bersemangat.

Di luar Istora Senayan juga belum terlihat banyak masyarakat yang hadir untuk menikmati suasana festival yang sudah disediakan oleh panitia pelaksana Asian Para Games 2018 (Inapgoc).

Tempat yang terlihat mulai ramai dikunjungi adalah Mega Store di area parkir selatan Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, tempat penjualan merchandise Asian Para Games 2018.

Farida Adriani, pengunjung yang datang dari Ciledug Tangerang mengaku sudah mengantri sejak pukul 10.00 WIB untuk bisa memasuki Mega Store Asian Para Games 2018.

"Ke sini karena penasaran sih, karena event internasional seperti ini kan jarang ya, jadi mumpung ada di Indonesia, ya ikhlas aja lah ngantri gini," tuturnya.

Farida sendiri mengatakan kedatangannya ke Kompleks GBK memang khusus hanya untuk berbelanja di Mega Store, dia belum terpikir akan menonton pertandingan Asian Para Games 2018. Namun, perempuan berusia 24 tahun ini berharap para atlet terus bersemangat dan menjaga sportifitas saat bertanding.

"Karena menang kalah bukan acuan, semangat kalian [para inspirasi] yang akan membuat kita jadi ikut termotivasi," tandasnya.

Selain itu, tikex box tempat pembelian tiket offline yang disediakan Inapgoc juga belum terlihat banyak orang yang mengantre dan tidak terlihat calo berkeliaran di sekitarnya.

Tag : Asian Para Games
Editor : Fajar Sidik
Top