ASIAN PARA GAMES 2018: Hari Ini, Para Atlet Jalani Proses Klasifikasi

Sebelum bertanding pada Minggu, 7 Oktober 2018. Hari ini (2/10/2018) para atlet Asian Para Games ke 3 menjalani proses klasifikasi.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 02 Oktober 2018 00:39 WIB
Direktur Utama Bank BRI Suprajarto (tengah) menyematkan obor Asian Para Games disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam perhelatan Parade Pawai Obor Asian Para Games 2018 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (30/9). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebelum bertanding pada Minggu (7/10/2018),  Selasa (2/10/2018) para atlet Asian Para Games ke-3 menjalani proses klasifikasi.

Proses klasifikasi para atlet ini akan berlangsung mulai 2-5 Oktober 2018. Proses klasifikasi ini merupakan persyaratan wajib yang harus diikuti oleh setiap atlet yang akan berlaga pada ajang pekan olahraga disabilitas terbesar se Asia tersubur.

"Seluruh proses klasifikasi akan selesai tanggal 5 oktober. Inilah perbedaan antara Asian Games dan Asian Para Games. Jumlah atlet masih dapat berubah setelah klasifikasi," ungkap dr. Christofer Muliadi, Direktur Klasifikasi Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (Inapgoc) dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis dari Inapgoc, Senin malam (1/10/2018).

Tujuan dari klasifikasi sendiri adalah untuk mengelompokkan para atlet berdasarkan jenis dan tingkat disabilitasnya.

Pada ajang Asian Para Games 2018 setiap atlet akan dikelompokkan menjadi tiga yaitu Physical Impairment (PI) untuk atlet disabilitas daksa, Visual Impairment (VI) bagi atlet disabilitas netra, dan Intellectual Impairment (II) untuk atlet disabilitas intelektual.

Setiap atlet akan mengikuti klasifikasi di venue pertandingan masing-masing cabang olahraga, kecuali untuk beberapa cabor. Misalnya, venue para atletik yang nantinya akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, untuk proses klasifikasinya dilakukan di Stadion Madya Kompleks GBK.

Atau  cabor angkat berat yang akan dipertandingkan di Balai Sudirman, proses klasifikasinya dilakukan di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Khusus untuk klasifikasi Visual Impairment (VI) semua cabang olahraga akan berlangsung di Wisma Para Atlet, Kemayoran.

Bagi cabang olahraga judo dan goal ball tidak dilakukan proses klasifikasi di venue pertandingan karena semua atletnya merupakan disabilitas netra.

"Klasifikasi dilakukan di masing-masing venue sesuai lokasi pertandingan tiap cabor, kecuali para atletik, para powerlifting, goal ball dan judo," papar Christofer Muliadi.

Namun, tidak semua atlet harus menjalani klasifikasi karena setiap atlet para games memiliki identitas yang terbagi tiga yaitu Confirmed (C), Review (R), dan New (N).

Confirmed (C) artinya disabilitasnya sudah ditetapkan dan tidak perlu melalui proses klasifikasi. Untuk atlet yang memiliki identitas Review (R) akan dilihat masa berlakunya untuk menentukan apakah perlu klasifikasi atau tidak. Sementara itu bagi atlet yang berstatus New (N) maka wajib mengikuti klasifikasi.

Terkait proses ini, INAPGOC mendatangkan 91 classifier bersertifikasi internasional.

Nantinya, hasil klasifikasi akan menentukan jumlah nomor pertandingan dan jumlah atlet yang akan bertanding di setiap nomor untuk menjadi dasar dalam mengatur jadwal pertandingan Asian Para Games 2018.

Tag : penyandang disabilitas, asian games 2018
Editor : Nancy Junita
Top