Asian Para Games 2018: Korea Selatan dan Korea Utara Kembali Satu Bendera

Komite Paralimpik Asia (APC) mengumumkan bahwa Korea Utara dan Korea Selatan akan berparade beriringan di Asian Para Games Ke-3 pada 6 Oktober 2018 di Jakarta.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 23 September 2018 13:29 WIB
Asian Para Games 2018 - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah Asian Games 2018, atlet Korea Selatan dan Korea Utara kembali akan satu bendera. Kali ini mereka akan membawa bendera unifikasi di Asian Para Games 2018.

Komite Paralimpik Asia (APC) mengumumkan bahwa Korea Utara dan Korea Selatan akan berparade beriringan di Asian Para Games Ke-3 pada 6 Oktober 2018 di Jakarta.

Jelas, peristiwa tersebut akan menjadi tonggak sejarah bagi kedua negara. Untuk pertama kalinya atlet kedua negara tampil bersama di ajang paralimpik.

“Pawai bersama bagi kedua negara sebetulnya telah terjadi di Olimpiade musim dingin di PyeongChang dan di Asian Games Jakarta-Palembang baru-baru ini. Namun, ini adalah pertama kalinya kedua negara berparade beriringan dan berkompetisi bersama di ajang paralimpik,” ucap Presiden APC Majid Rashed seperti Bisnis kutip dari keterangan resmi panita penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc), Minggu (23/9/2018).

Sekitar 100 atlet Korea Selatan dan 20 atlet Korea Utara akan berparade beriringan dalam upacara pembukaan olahraga disabilitas terbesar di Asia ini.

Atlet pembawa bendera dari masing-masing negara akan membawa bendera Unifikasi Korea di bawah nama Korea (COR) dan lagu kebangsaan yang dinyanyikan adalah Arirang, sebuah lagu tradisional dari tahun 1920-an.

Para atlet tesebut juga akan mengenakan seragam dengan desain yang sama dengan bendera unifikasi tersebut. Hal ini seperti yang terjadi padai Asian Games Ke-18 pada Agustus 2018 .

Kedua negara akan menurunkan tiga tim gabungan untuk bertanding dalam dua cabang olahraga, yaitu satu tim di cabang renang di nomor Men’s 4 x 100m Relay (34p), dan dua tim di cabang tenis meja, yakni di nomor Men’s TT6-7 Team dan Men’s TT8 Team.

Pada cabang olahraga lainnya, kedua negara akan bertanding secara terpisah.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada IPC (International Paralympic Committee), federasi-federasi olahraga internasional, dan INAPGOC yang telah mendukung inisiatif ini. Kami sangat bangga bahwa Asian Para Games akan menjadi ajang penyebaran pesan perdamaian ke seluruh dunia,” tambah Majid Rashed.

Presiden Komite Paralimpik Internasional (IPC) Andrew Parsons mengatakan pihaknya sangat senang mengetahui bahwa Korea Utara dan Korea Selatan akan berparade bersama selama upacara Asian Para Games dan bertanding sebagai satu tim dalam beberapa cabang olahraga.

“Sekali lagi ini menunjukkan kemampuan olahraga dalam menyatukan bangsa dan membawa pesan perdamaian kepada dunia. Kami mengharapkan yang terbaik bagi para atlet yang bertanding di Jakarta,” kata Andrew.

Tag : Asian Para Games
Editor : Saeno
Top